MediaSuaraMabes, Kota Bandung – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat menggelar doa dan tasyakuran memperingati Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92, pada Jumat 24 April 2026 secara hybrid dari Gedung PW Ansor Jawa Barat, Jl Galunggung Kota Bandung.
Dalam sambutannya Ketua PW Ansor Jawa Barat, H. Subhan Fahmi berpesan agar pada usia yang matang sebagai organisasi, Ansor harus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.
“Tetap teguh pada gerakan kita, semoga kita diakui sebagai santrinya Mbah Hasyim Asy’ari, didoakan husnul khatimah, dan masuk surganya Alloh SWT,” kata Fahmi.
Sementara Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Adin Jauharudin berharap agar GP Ansor meredifinisi atau mendefinisikan ulang arah gerakan. Hal tersebut penting dilakukan, agar Ansor tetap relevan dengan masyarakat yang terus berubah sesuai dengan perkembangan zaman.
“Kita harus redefinisi, reposisi, dan reaktualisasi gerakan kita agar tetap bermanfaat bagi masyarakat, agama, bangsa dan negara,” kata Adin.
Terkait dengan kondisi global yang tangah memanas akibat perang, dan berdampak pada melambatnya ekonomi, Adin berpesan agar GP Ansor Jawa Barat tetap kreatif, dan menumbuhkan semangat para kader di Jawa Barat.
“Menguatnya dolar dan melemahnya rupiah akibat perang, akan membuat industri terdampak, dan pasti berpengaruh pada daya beli masyarakat. Kita harus antisipasi hal ini,” ujar Adin.
Adin menambahkan, jika Jawa Barat dengan jumlah penduduk paling besar di Indonesia, memiliki karakteristik yang hampir serupa dengan Jakarta. Sehingga PW Ansor Jabar harus cepat dalam merepon perubahan. Agar kader GP Ansor dapat mengantisipasi dampak konflik global, sehingga khidmah dalam menjaga Kyai dan Menjaga Indonesia tetap berjalan.
(Renno Apriant)
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026
- Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok - April 25, 2026









Comment