Ancaman Presiden Iran Untuk AS dan Israel

MediaSuaraMabes, Iran – Pernyataan Presiden Iran Masoud Pezeshkian kembali mengeluarkan pernyataan yang membuat dunia gempar.

Pasalnya, ditengah terus meningkatnya eskalasi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat, ia mengatakan bahwa akan ada babak baru perang.

Tak hanya itu, Teheran juga dikabarkan akan meluncurkan rudal Khorramshahr 4, sebuah rudal balistik berat itu memiliki hulu ledak hingga dua ton sebagai bahian dari peningkatan kekuatan serangan.

Sontak pernyataan tersebut pun membuat geger dunia, terlebih Israel dan AS yang memulai perang lebih dulu dengan serangan pada 28 Februari lalu yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

Fase Baru: Teknologi Sebenarnya Akan Terungkap

Dalam pernyataan resminya, Presiden Pezeshkian mengatakan bahwa saat ini telah memasuki fase baru perang.

Ia menyebut, dalam perang tersebut Teheran telah menghabiskan persediaan rudal lamanya dan sekarang teknologi sebenarnya dari Republik Islam akan terungkap.

“Mulai saat ini, rudal Khorramshahr 4 akan diluncurkan melintasi Teluk dan Timur Tengah, dan secara intensif menuju Israel dan pasukan Amerika yang ditempatkan di wilayah tersebut,” kata Pezeshkian, Jumat 6 Maret 2026.

Pernyataan ini sejalan dengan laporan CCTV yang dikutip New Beijing News, di mana Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa dalam gelombang ke-22 Operasi “Janji Sejati 4”
Teheran telah meluncurkan rudal Khorramshahr 4 jarak jauh serta rudal hipersonik Fattah yang menyerang target AS dan Israel dari Teluk Persia hingga Tel Aviv.

Rudal Khorramshahr 4, sebagaimana dilaporkan news.qq.com, disebut membawa hulu ledak seberat 2 ton dengan kecepatan lebih dari 14 Mach, menjadikannya salah satu rudal paling mematikan yang pernah digunakan dalam konflik ini.

Ancaman bagi Siapa Pun yang Menentang

Tak hanya itu, Presiden Iran Pezeshkian bahkan mengancam negara mana pun yang mencoba untuk menghalangi Teheran.

“Siapa pun yang memilih untuk menentang Iran akan menanggung konsekuensinya dalam beberapa jam ke depan,” katanya.

Ancaman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, di mana Teheran terus melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Teluk serta target-target strategis di Israel.

Editor: Wajidi Adiansyah

Wajidi Adiansyah

Comment