MediaSuaraMabes, Jepara – Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Penyeharan secara simbolis tersebut dilakukan di Balaidesa Kawak Kecamatan Pakisaji. Kamis, 30/12/2021.
Kali ini sertifikat diberikan kepada 350 pelaku UMKM di dua desa, yakni Kawak Kecamatan Pakisaji dan Desa tahunan Kecamatan Tahunan. Program sertifikasi tanah ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan kepastian hukum atas tanah yang menjadi salah satu aset bagi para pelaku UMKM.
Dian Kristiandi meminta sertifikat tanah ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bijak dalam menggunakannya. Misalkan untuk pengajuan pinjaman ke bank sebagai tambahan modal usaha.

“Jika memang terpaksa harus digunakan sebagai jaminan di bank, maka jangan berlebihan. Jika kebutuhannya hanya 50 juta, maka jangan ngambil 200 juta. Nanti justru akan memberatkan diri sendiri,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan agar sertifikat dijadikan jaminan untuk hal- hal konsumtif. Termasuk juga jangan untuk membeli perhiasan.
Bupati berharap agar program ini terus berlanjut di kecamatan lainnya dan menjadi upaya bagi pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan membangun ekonomi kerakyatan
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara Samiadji mengungkapkan jika program ini merupakan sinergi dari Kementrian Koperasi dan Badan Pertanahan Nasional. Program ini, katanya, untuk memberikan kekuatan hukum kepemilikan hak atas tanah bagi pelaku UMKM di Jepara.
“Tahun ini Jepara ada dua desa yang menerima manfaat dari program ini. Total ada 350 pelaku UMKM yang mendapatkab sertifikat ini. Mudah-mudahan tahun depan program ini bisa berlanjut,” jelasnya.
(Yusron)
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026
- Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok - April 25, 2026









Comment