SuaraMabes, Musi Banyuasin – Penemuan mayat jenis kelamin laki-laki dengan posisi tengkurap yang mengapung dialiran Sungai Seluang dipinggir kebun karet milik warga Desa Tanjung Agung Selatan Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan sekitar pukul 09.30 wib pada Kamis, 29 April 2021.
Orang yang pertama mengetahui keberadaan jasad tersebut warga setempat yang hendak mencari ikan dialiran anak Sungai Seluang yang kemudian bersama warga setempat, melapor kepada Kepala Dusun 1 Desa Taja Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, untuk memberitahukan kepada keluarganya.
Diketahui jasad pria yang telah meninggal dunia mengapung itu bernama Krisna Dinata alias Punto bin Mulyadi (17) warga Villagge 5 Dusun 1 Rt 14 Desa Taja Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.
Mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya SH SIK Kapolsek Lais AKP Herman Junaidi SH seperti disampaikan Kanitres Polsek Lais Iptu Sunardi membenarkan atas penemuan mayat jenis laki-laki di Sungai Seluang Dusun 2 Desa Tanjung Agung Selatan Kecamatan Lais.
Korban bernama Krisna Dinata alias Punto bin Mulyadi (17) warga Villagge 5 Dusun 1 Rt 14 Desa Taja Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.Sebelumnya, Sabtu (24/4/202) sekira pukul 19.30 WIB. Korban meninggalkan rumah tanpa pamit dengan keluarganya, kemudian pihak keluarga bersama sama melakukan pencarian.
Iptu Sunardi menambahkan, Mulyadi (42) ayah korban menjelaskan bahwa korban mempunyai riwayat penyakit ayan/epilepsi sehingga saat kambuh sering kejang-kejang dan langsung pingsan.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, pihak keluarga menyadari kejadian tersebut adalah musibah dan penyebab korban meninggal dunia adalah karena kambuh/kumat penyakit epilepsi disungai sehingga korban tenggelam disungai,” jelas Sunardi sekaligus menutup perbincanganya.(bara)
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026
- Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok - April 25, 2026









Comment