MediaSuaraMabes, Bukittinggi Sumbar – Banjir bandang yang disertai Galodo, pada Sabtu ( 11/06) malam menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Agam, dan Tanah Datar, telah menyebabkan kerusakan yang cukup signifikant.
Diantaranya, menimbulkan kerugian harta benda dan kehilangan nyawa. Hal itu juga menimpa jorong Galuang nagari Sungai Puar Kabupaten Agam, yang menyebabkan sekitar 12 rumah rusak dan terbawa arus serta korban meninggal sejumlah 7 orang warga Galuang Sungai Puar Kabupaten Agam.
Pasca bencana itu, Kapolresta Bukittinggi Kombespol. Yessy Kurniati, SIK, beserta jajaran menyempatkan waktunya untuk datang kelokasi titik bencana di Galuang Sungai Puar.
“Kami dari jajaran Polres Bukittinggi turut prihatin atas musibah banjir bandang ini, semoga musibah ini, bisa meningkatkan keimanan dan tawakhal kita kepada Allah.SWT,” ujarnya Minggu (12/5/2024).Disampaikannya, mengingatkan kepada masyarakat, untuk selalu waspada dan antisipasi dengan galodo susulan, karena intensitas hujan masih tinggi.
Yessy Kuniati, mengatakan, sebagai aparat kepolisian bekerja dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas) dan APBD, yang ada dari Kabupaten Agam yang bekerja secara terpadu.
Lanjut sebutnya, Pagi tadi sudah ditetapkan tanggap darurat oleh Pemda Agam beserta Forkopimda, yang dinyatakan bahwa saat ini sudah melaksanakan proses evakuasi terbatas dan pemulihan kondisi di masyarakat dengan alat bantuan dari PU.
“Dukungan dari TNI Polri dan instansi samping, agar masyarakat merasa terbantu, seperti jalur saluran yang berlumpur, material- material dijalan dibersihkan lagi,” pungkasnya.*
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026
- Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok - April 25, 2026









Comment