MediaSuaraMabes, Padang – Nama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, dicatut untuk aksi dugaan penipuan dana hibah melalui aplikasi media sosial WhatsApp.
“Informasi yang saya terima, ada modus penipuan terkait penyaluran dana hibah yang mencatut nama gubernur melalui nomor 0895397336050. Ini adalah penipuan,” katanya di Padang, Senin (29/01/2024).
Lalu ia mengatakan, Pelaku yang mengaku sebagai Gubernur Sumbar kemudian ia menyampaikan kepada targetnya soal penyaluran dana hibah dan langsung meminta nomor rekening korban.
Untuk meyakinkan korbannya, lanjut pelaku mengirim bukti transfer palsu senilai Rp 10 juta. Kemudian, pelaku meminta ditransfer ulang ke rekening tertentu senilai Rp 5 juta dengan dalih membantu pihak lainnya.
“Saya secara pribadi maupun sebagai Gubernur Sumbar tidak pernah menghubungi langsung pihak-pihak untuk menyampaikan dana hibah,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sumbar, Mursalim mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Diskominfo dan pihak Kepolisian untuk mengejar pelaku.
“Kita berharap pelaku bisa segera ditangkap karena sudah meresahkan,” katanya.
Kejadian ini tidak hanya sekali terjadi, namun sebelumnya juga kasus dengan modusnya relatif mirip mengatasnamakan Gubernur Sumbar pada awal 2023.
Ia mengimbau masyarakat mengabaikan pesan-pesan WA atau pesan melalui media sosial yang mengatasnamakan dirinya sebagai Gubernur Sumbar yang menyampaikan ada bantuan dana hibah.
“Jangan mudah percaya. Jika ada bantuan hibah atau bantuan lain, biasanya akan diurus oleh OPD terkait. Tidak pernah langsung oleh gubernur,” pungkas Mursalim.
(Delco Fitril Jurnalis Sumbar)
- Deklarasi Kepala Desa Pusaka Rakyat, Abdul Wahid, Siap Lanjutkan Kepemimpinan Tiga Periode - April 28, 2026
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026









Comment