MediaSuaraMabes, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang menggelar rapat koordinasi untuk melakukan penanganan kasus asusila yang terjadi dalam dua bulan terakhir.
“Munculnya kasus asusila pada dua bulan ini kami akan terjun langsung melakukan penanganan dengan membentuk tim,” kata Pj Bupati Batang didampingi Kapolres Batang dan Kejari Batang usai memimpin rapat di Ruang Abirawa Kantor Bupati Kabupaten Batang, Jumat (5/5/2023).
Rapat yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, dihadiri oleh seluruh Forkopimda, Kemenag Batang, tokoh agama, dan dinas terkait.
Tim penanganan kasus asusila melibatkan Pemerintah Kabupaten Batang, Forkopimda, Kemenag, MUI, NU, dan Muhammadiyah.
“Penanganan yang dilakukan adalah pencegahan untuk kasus asusila dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh pengurus pondok pesantren yang ada di Kabupaten Batang,” jelasnya.
Selain itu, akan ada pembelajaran pengetahuan seks sejak dini untuk memastikan anak-anak di bawah umur tahu mana perilaku yang boleh dan tidak dilakukan.
“Jadi, hal-hal diluar ketentuan norma asusila bisa dilaporkan. Ke depan kami juga akan menyiapkan call center khusus untuk kasus asusila ini, supaya penanganannya cepat,” tambahnya.
Ludi sharindra
- Tanggap Darurat di Pelabuhan Kendawangan, Prajurit Lanal Ketapang Bersama Forkopimcam Evakuasi ABK Kapal Nelayan - May 15, 2026
- Jakarta Kondusif, Forum Diskusi Kebangsaan Tegaskan Semangat Bela Negara dan Persatuan NKRI - May 15, 2026
- LBH Setya Kita Pancasila Kawal Aletha Kasus Perundungan dan UU ITE - May 12, 2026









Comment