MediaSuaraMabes, Kota Jambi – Pelaksanaan musyawarah cabang partai Demokrat (muscab) kota Jambi tahun 2022 yang dimenangkan oleh kader perempuan yang notabenenya seorang wakil ketua DPRD kota Jambi syarat dengan money politik.
Terbukti ada beberapa ketua PAC yang tidak memilih langsung ditindak oleh ketua terpilih walaupun dirinya belum dilantik atas terpilihnya sebagai ketua dan dengan tindakan yang melanggar AD ART partai Demokrat, seperti dilangsir dari pengakuan beberapa ketua PAC partai Demokrat dikota Jambi.
Menurut mereka pertama tindakan arogansi ketua terpilih adalah mengganti semua ketua PAC yang dianggap tidak memilih ketua terpilih, kemudian harus mengembalikan uang yang telah diberikan ke para ketua PAC, Padahal uang tersebut bukan sebagai uang untuk memilih dalam MUSCAB akan tetapi uang yg diberikan untuk operasional pada waktu pileg 2019.
Seorang ketua terpilih berinisial R dengan tegas meminta uang yang telah diterima untuk masing-masing dikembalikan melalui rekening milik pribadi ketua terpilih.
Ketua terpilih hasil muscab partai Demokrat kota Jambi sekaligus sebagai wakil ketua DPRD kota Jambi, dianggap sangat arogan terhadap para pengurus maupun anggotanya.
Salah satu sumber yang sangat dipercaya ketua terpilih tidak layak menjadi pemimpin sebuah partai politik kalau dia tidak paham aturan partai soal pergantian kepengurusan dan beberapa PAC meragukan perolehan kursi yang lebih banyak di pemilu 2024, bila caranya seperti ini.
Kami para PAC yang telah diberhentikan sebelum masa kepengurusan kami diberakhir sangat berharap agar ada kebijakan dan tindakan tegas dari DPD PD provinsi Jambi termasuk kami berharap DPP untuk melakukan MUSCAB ulang dalam waktu dekat.
John Fery
- Tanggap Darurat di Pelabuhan Kendawangan, Prajurit Lanal Ketapang Bersama Forkopimcam Evakuasi ABK Kapal Nelayan - May 15, 2026
- Jakarta Kondusif, Forum Diskusi Kebangsaan Tegaskan Semangat Bela Negara dan Persatuan NKRI - May 15, 2026
- LBH Setya Kita Pancasila Kawal Aletha Kasus Perundungan dan UU ITE - May 12, 2026









Comment