SuaraMabes, Palembang – Saat di hubungi awak media di ruang kerjannya Kamis, 22/04/2021 “Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs SUPRIADI, M.M mengatakan bahwa pengamanan pasca PSU Kab. PALI Dengan Kegiatan Penggalangan Pasangan Paslon , Kegiatan Patroli Dan Pengamanan Serta Razia Gabungan Tni Polri Perbatasan yang tujuannya tiada lain untuk menjaga kamtibmas khususnya pasca PSU yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 21 april 2021.

“Serta menghormati hasil pemilihan suara ulang siapapun pemenangnya hendaknya para calon yang menang dan yang kalah dapat menghormati hasil PSU,” ucap Supriadi.
ia menjelaskan bahwa pengamanan tersebut termasuk di kediaman para paslon dan gudang logistic yang berisikan satu kotak surat suara dari TPS 6 desa tempirai, dengan kekuatan personel sabagai berikut Polres Pali : 17 Personil, Penebalan Brimob : 5 Personil, Patroli Dit Sabhara : 7 Personil, Patroli Brimob : 17 Personil, Total 46 Personil.

Sedangkan Pengamanan gudang logistik yang berisikan 3 (tiga) kotak surat suara dari TPS 8 Desa Babat, TPS 9 Desa Air Itam, TPS 10 Desa Air Itam dengan kuat Personil Polres Pali : 21 Personil, Penebalan Brimob : 2 Personil, Patroli Dit Sabhara : 6 Personil, Patroli Brimob : 17 Personil, Total 46 Personil
Disamping pengamanan tersebut kekuatan yang kita kirim juga termasuk penggalangan terhadap paslon serta pendukung-pendukungnya yang mungkin bertujuan untuk menggagalkan dan tidak menerima hasil PSU.
“Alhamdulilah aman dan terkendali khususnya kab. Pali dan Sekitarnya, karena intinya kita tetap pengamanan dan menindak tegas yang mengganggu kambtibmas,” ucap Supriadi.
“Serta Sinergitas TNI-POLRI dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, telah dilaksanakan kegiatan peningkatkan patroli bersama dan patroli gabungan TNI -Polri dan instansi terkait serta memberikan himbauan kepada masyarakat dalam rangka menciptakan kondisi Kamtibmas,” tukasnya. (hms)
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026
- Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok - April 25, 2026









Comment