Tukang Cukur di Depok Kebanjiran Pelanggan Jelang Lebaran, Raup Rezeki dari Tradisi Rapikan Diri

MediaSuaraMabes, Depok – Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas masyarakat tidak hanya terfokus pada mudik dan belanja kebutuhan lebaran. Tradisi merapikan penampilan, khususnya potong rambut, turut menjadi bagian yang tak terpisahkan. Hal ini membawa berkah tersendiri bagi para tukang cukur, salah satunya Kang Asep, warga Mampang, Pancoran Mas, Depok.

Dengan senyum ramah, Kang Asep melayani setiap pelanggan yang datang ke tempat cukurnya yang sederhana. Di tengah kesibukan masyarakat menyambut lebaran, jasa cukur rambut justru mengalami peningkatan signifikan.

“Alhamdulillah, menjelang lebaran seperti ini bisa dapat 20 sampai 30 kepala per hari,” ujar Kang Asep saat ditemui SuaraMabes.com, sembari merapikan rambut pelanggannya.

Pria asal Garut tersebut telah menekuni profesi sebagai tukang cukur selama kurang lebih 12 tahun. Pengalaman panjang itu membuat hasil cukurannya cukup diminati pelanggan dari berbagai kalangan.

Untuk tarif, Kang Asep mematok harga yang relatif terjangkau, yakni Rp25.000 untuk orang dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak. Dengan harga tersebut, ia tetap mampu bersaing dan mempertahankan pelanggan setianya.

Meski hanya menempati ruang berukuran sekitar 2 x 4 meter, Kang Asep mengaku bersyukur dengan penghasilan yang diperoleh, terutama di momen lebaran.

“Lumayan buat tambahan rezeki lebaran, bisa buat bayar sewa tempat juga. Saya nikmati saja, yang penting cukup untuk menghidupi keluarga kecil saya, istri dan satu anak,” tuturnya sambil tersenyum.

Ia juga menambahkan bahwa profesi sebagai tukang cukur masih menjadi sumber penghidupan utama yang cukup stabil, terutama saat momen-momen tertentu seperti menjelang hari raya.

Fenomena meningkatnya pelanggan jasa cukur rambut menjelang Idulfitri menjadi bukti bahwa kebutuhan akan penampilan tetap menjadi prioritas masyarakat, sekaligus membuka peluang rezeki bagi pelaku usaha kecil di sektor jasa.

(Irmansyah)

Comment