MediaSuaraMabes, Bireuen – Komentar miring tentang sistem hukum dan keadilan di Indonesia kembali mencuat, kali ini dengan pernyataan bahwa rakyat percuma mencari keadilan karena hukum dan keadilan sudah dibayar oleh penguasa. Pernyataan ini menggambarkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem hukum yang ada.
Kritik terhadap Sistem Hukum
– Kurangnya Keadilan: Banyak kasus hukum yang menunjukkan bahwa keadilan tidak ditegakkan secara imparsial, melainkan dipengaruhi oleh kekuasaan dan uang.
– Pengaruh Kekuasaan: Penguasa dan pihak-pihak yang memiliki kekuasaan sering kali menggunakan pengaruhnya untuk memenangkan kasus hukum, tanpa peduli dengan kebenaran dan keadilan.
Dampak terhadap Masyarakat
– Kurangnya Kepercayaan: Masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap sistem hukum dan keadilan, sehingga merasa percuma mencari keadilan.
– Kurangnya Kepastian Hukum: Ketidakpastian hukum membuat masyarakat merasa tidak aman dan tidak terlindungi oleh hukum.
Pesan untuk Pemerintah
– Reformasi Hukum: Pemerintah harus melakukan reformasi hukum untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan secara imparsial dan tidak dipengaruhi oleh kekuasaan dan uang.
– Transparansi dan Akuntabilitas: Pemerintah harus transparan dan akuntabel dalam menjalankan sistem hukum, sehingga masyarakat dapat mempercayai sistem hukum yang ada. (Hanafiah)””
- Kaperwil Media Suara Mabes Aceh Soroti Rekam Jejak Kadis Sosial Aceh, Minta Audit dan Penelusuran Anggaran - April 17, 2026
- Sorotan Penegakan Hukum di Sabang: Perbandingan Penanganan Kasus Picu Pertanyaan Publik - April 17, 2026
- Diduga Ada Kelompok Berpengaruh Kuasai Paket Pokir di APBA Aceh 2026, TTI Soroti Transparansi - April 9, 2026









Comment