MediaSuaraMabes, Ambon – Program Pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Negeri Ema DiKecamatan Leitumur Selatan Kota Ambon tahun 2022 Untuk memperkuat pencegahan stunting di setiap desa negeri dan kelurahan.Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon mengeluarkan Surat Instruksi Nomor 476/65/DPPKB/II/2022 tentang pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS) tingkat kabupaten kota desa negeri dan kelurahan.
Menyikapi instruksi tersebut Pemerintah Negeri Ema mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 03/NE Tahun 2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS). Ibu Raja, Janse Tresia Leimena, mengungkapkan, pembentukan tim PPS tersebut telah dilakukan sejak 17 Maret 2022.
Kemudian melibatkan unsur PKK, Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, penyuluh KB, kesehatan, kader Posyandu, dan kader Pembangunan Manusia Serta Pemangku Kepentingan. Lanjutnya Tim PPS ini kami sudah bentuk dan lantik sesuai dengan instruksi dari Dinas PPKB tersebut. Sehingga Tim Sudah Mulai berkerja sesuai fungsi dan tugasnya masing-masing.
Leimena, saat ditemui di balai Negeri Ema selalsa 22 Maret 2022,Menurutnya tugas dari tim PSS, membuat dan mengkaji data stunting di Negeri Ema. Kemudian melakukan kegiatan dalam rangka mengatasi pencegahan stunting. Ibu Raja Ema tim PPS juga akan selalu melakukan pendampingan dan pemberian makanan tambahan kepada keluarga yang menjadi sasaran stunting di Negeri Ema. “Melalui Tim PPS ini kami selaku pemerintah negeri berharap agar kasus stunting di Negeri Ema dapat diatasi dengan Sebaik-baiknya Kemudian tidak ada lagi anak yang menderita kasus tersebut,” tutupnya.
- LBH Setya Kita Pancasila Kawal Aletha Kasus Perundungan dan UU ITE - May 12, 2026
- BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat Ajak Pekerja Mandiri Optimalkan Program Diskon Iuran Jaminan Sosial - May 11, 2026
- AKBP Ockben Saor Sinaga, S.H., M.Si : Sosok Polisi Berprestasi dan Pencetak Calon Pemimpin Bangsa - May 11, 2026









Comment