Murad Ismail Gubernur Yang Bisa Menunjukan Prestasi Terhadap Pembangunan di Maluku.

MediaSuaraMabes, Maluku — Pembangunan di Maluku semenjak di pegang oleh Gubernur Maluku
Irjen Pol ( purn ) Drs. Murad Ismail semakin menunjukkan progres .

Hal ini di sampaikan oleh Anggota DPRD provinsi Maluku Benhur watubun,
Benhur watubun yang merupakan ketua Fraksi PDI P, menyampaikan kepada Awak media di gedung DPRD provinsi Maluku, Kamis 16/12/2021

Bahwa kemajuan satu daerah itu tergantung Pemimpin nya, bukan di bandingkan bandingkan Dengan gubernur sebelumnya, tetapi hari ini Gubernur Maluku Murad Ismail menjadi gubernur yang bisa menunjukan prestasi terhadap pembangunan di Maluku,

Coba kita flashback kebelakang pasca selesai masa kepemimpinan Karel Albert Ralahalu, kemudian di lanjutkan oleh Said Asegaf , apa prestasi yang di buat oleh Gubernur sebelumnya, kalo untuk membangun jalan saja, wartawan juga bisa, tetapi selain itu apa lagi yang bisa di anggap menjadi sebuah prestasi, jika kita lihat secara fakta terhadap kepemimpinan Said Asegaf, tegas Benhur ,

Kata Benhur bahwa, hari ini Murad Ismail bisa memberikan prestasi bagi Maluku, terhitung masa kepemimpinan Murad Ismail 7 bulan lebih, soal blok Masela, mulai dari pembagian PI 10 yang di berikan kepada provinsi Maluku, dengan skema pembagian 3 3 3 1, tiga untuk provinsi , tiga untuk Maluku barat daya, tiga untuk kabupaten kepulauan Tanimbar dan satu untuk seluruh Maluku, dan prestasi itu juga terjadi di masa pa Karel Albert Ralahalu tetapi ini hanya di sampaikan kepada Maluku, tetapi di jaman pa Murad ini disampaikan langsung kepada provinsi Maluku,

Benhur juga menambahkan bahwa , coba kita mengenang satu demi satu kira kira prestasi apa yang dibuat paling menonjol di jaman pa Karel sampe bapak Asegaf ,ada prestasi apa tanya Benhur,” kita lihat saja Soal Kapung kerukunan yang mau di rencanakan saja tidak pernah di bangun bangun Hinga sekarang ini , kita lihat masala Ambon new port, itu juga di canakan pada masa pa Karel mengakhiri masa jabatannya , tetapi setelah itu apa, kan mati suri , tetapi coba kita lihat di masa kepemimpinan bapak Murad Ismail, apa saja yang telah dibuat, dan ini bukan semata mata perlu untuk kami banggakan, dan juga untuk mengajak masyarakat untuk membanggakan prestasi itu, tetapi Tugas seorang pemimpin seyogyanya adalah melakukan tugas tugas pemerintahan, kerakyatan dan pelayanan publik,

Seperti halnya kenaikan gaji guru kontrak, dulu di jaman kepemimpinan bapak Karel , sebelumya gaji guru kontrak itu hanya satu juta limah puluh ribu rupiah itu pun di terima per tiga bulan, Dan di lanjutkan ke jaman pa Asegaf , apakah ada naik satu rupiah pun , kan tidak ada , namun di jaman pa Murad , pada tahun 2020, saya sudah terlibat pada pembahasan hal ini, dan dari satu juta lima puluh ribu rupiah,” kita naikan menjadi satu juta lima ratus ribu rupiah , dan dalam akhir kata fraksi,” kami , saya ingat betul bahwa kita akan naikan ini secara bertahap sampai sama dengan UMP atau lebih dari UMP, dan bersama DPRD provinsi Maluku, akan di naikan dari satu juta lima ratus ribu rupiah Di tahun 2021 menjadi dua juta rupiah di tahun 2022, dan sambil melihat guru guru di daerah terpencil, seiring waktu berjalan,” kami akan terus naikan sehingga menjadi dua juta enam ratus ribu rupiah, dan untuk guru guru seperti di daerah terpencil terdepan terluar seperti, Luang , sermatang, babar , daur lor daur lar ,serlaru, fordata, daerah Aru selatan batu goel, salarem, dan yang lainnya, maka jika kesedian tenaga guru kontrak ini atau guru honorer ini, bisa kita uji, mestinya mereka ini bisa di naikan gaji atau honor mereka sama dengan gaji ASN, tutup Benhur. ( E.B SM )

Comment