MediaSuaraMabes, Jakarta – Belum genap sepekan mengemban amanah sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman langsung menunjukkan taringnya. Mantan KSAD ke-33 ini mengirimkan sinyal tegas kepada seluruh pihak agar tidak main-main dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Pesan bernada peringatan tersebut disampaikan Dudung saat menghadiri Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30/4). Hanya berselang empat hari pasca pelantikannya menggantikan Muhammad Qodari, Dudung langsung menetapkan garis komando yang jelas dalam pengawasan program negara.
”Kalau pelaksanaan di lapangan tidak benar, akan saya ‘babat’ nanti,” tegas Dudung tanpa basa-basi.
Dudung menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Kantor Staf Presiden akan mengoptimalkan dua fungsi krusial:
– Jembatan Komunikasi: Menghubungkan aspirasi rakyat secara langsung dengan pemerintah.
– Fungsi Pengawasan (Monitoring): Memastikan seluruh program nasional berjalan sesuai koridor hukum dan target sasaran.
Fokus utama pengawasan Dudung tertuju pada dua program unggulan Presiden Prabowo, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. Menurutnya, program-program ini menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat sehingga tidak boleh ada ruang bagi penyimpangan.
”Termasuk program prioritas dan unggulan Bapak Presiden seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan lainnya. Semua harus berjalan tepat sasaran,” tambahnya.
Selain menyoroti integritas program pemerintah, Dudung juga memberikan perhatian khusus pada wawasan kebangsaan. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, ia mengingatkan bahwa persatuan dalam keberagaman suku, agama, dan golongan adalah modal terbesar bangsa Indonesia.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih kritis dalam memilah informasi di media sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten yang memecah belah.
”Mari kita pasang mata dan telinga untuk tetap mendengar serta melihat hal-hal yang positif. Jangan sampai kita terseret oleh informasi-informasi yang menyesatkan,” pesannya kepada peserta kongres.
Ketegasan Dudung ini seolah menegaskan kembali karakter kepemimpinannya yang disiplin dan taktis. Pesan yang disampaikan di hadapan anggota PIKI tersebut memberikan penegasan bahwa program pemerintah bukanlah sekadar seremonial di atas kertas.
KSP di bawah kendali Dudung menjanjikan pengawasan lapangan yang ketat. Jika ditemukan praktik penyimpangan atau ketidakberesan dalam eksekusi program prioritas, dipastikan akan ada tindakan tegas tanpa kompromi.
Redaksi: Agus Salim
- Baru Empat Hari Menjabat, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Beri Peringatan Keras Terkait Program MBG - May 4, 2026
- Polda Kepri Terima Audiensi DPD KSPSI AGN Kepri, Perkuat SInergi Jaga Kondusifitas dan Iklim Investasi - May 2, 2026
- Kodaeral VI Gelar Bakti Sosial dan Program Laut Bersih di Makassar Guna Dukung Kesejahteraan Masyarakat Maritim - May 2, 2026









Comment