Aksi Sosial Donor Darah Menjadi Agenda Rutin Gereja Kristen Jawa Logandeng

SuaraMabes, Gunungkidul, DIY – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Gereja Kristen Jawa Logandeng turut memeriahkannya dengan menyelenggarakan acara yang sedikit berbeda dari tradisi yang biasanya di lakukan. Pada peringatan HUT RI tahun ini, pimpinan GKJ Logandeng mendorong para anggota jemaat untuk berpartisipasi dalam Bakti Sosial Donor Darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan yang di lakukan pada hari Selasa, 17 Agustus 2021, di Padukuhan Logandeng, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, tepatnya di kompleks Gereja Kristen Jawa Logandeng.

Pimpinan GKJ Logandeng, Pdt. Yeshua Ginarid, S.Th mengatakan bahwa meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19 tidak mengurangi antusias umat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial Donor Darah ini.

Saat di tanyai Media Suara Mabes, mengenai tujuan acara ini, Pdt. Yeshua Ginarid, S.Th , mengungkapkan, “Saya pernah membaca bahwa satu kantong darah dapat menyelamatkan tiga nyawa. Paling tidak, jika kita tidak memiliki apa-apa untuk menolong orang, kita memiliki darah yang bisa kita donorkan. Kalau kita bisa menyumbangkan darah kita, paling tidak kita dapat ikut berpartisipasi dalam program kemanusiaan.”

“Harapan kami agar umat Gereja menjadi terang bagi dunia, salah satunya dengan mengikuti kegiatan donor darah. Semoga dengan adanya kegiatan positif seperti ini, dapat membangkitkan semangat para umat Gereja untuk melayani dan membantu sesama umat manusia.

Dikatakan nya bahwa pemahaman umat tentang donor darah ternyata sudah sangat baik terutama mereka sudah mengetahui manfaatnya untuk kesehatan.

Tentunya dengan kegiatan ini akan sangat membantu ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Gunungkidul. Sementara untuk kebutuhan darah setiap harinya selalu ada, oleh karena itulah dilaksanakan aksi Donor Darah ini. Dikatakannya bahwa kedepan kegiatan ini terus di agendakan setiap tiga bulan sekali.

“Kita juga tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat, yakni mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir, memakai masker serta menjaga jarak,” ujarnya kepada Media Suara Mabes.

Hal ini tentu sudah menjadi bagian dari Protap yang wajib dilakukan dalam setiap kegiatan apapun yang di laksanakan di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (BILLY)

Comment