MediaSuaraMabes, Jakarta – Hadi Tjahjanto, mantan Panglima TNI, yang sekarang ditunjuk Jokowi menjabat Menteri ATR/Kepala BPN menggantikan Sofyan Djalil, la mengatakan dirinya diberi tugas tugas utama oleh Jokowi.
Ia paparkan tugasnya yang
– pertama, Adalah untuk mempercepat program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).
– Yang kedua adalah, Untuk menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan.
– Dan tugas ketiga adalah, Untuk membantu percepatan pengadaan tanah dan tata ruang di lbu Kota Nusantara (IKN).
Hadi Tjahjanto yang mantan orang nomor satu di TNI tersebut mengaku, Ada strategi perang yang dia lakukan untuk menyelesaikan semua tugas yang dibebankan kepadanya sebagai menteri, ujarnya.
Selain ketiga tugas utama di atas, Hadi juga juga mengatakan, Ia harus berhadapan dengan mafia tanah, yang menjamur di sektor pertanahan Indonesia. Bahkan kata Hadi juga, Mafia tanah tersebut diakuinya tumbuh subur juga di “lnternal Kementerian”, terangnya.
Hadi mengaku akan dengan tegas menindak dan menumpas semua Mafia Tanah dengan Kroninya, Tak terkecuali dengan yang ada di tubuh Kementerian maupun di luarnya.
Sudah banyak modus mafia tanah yang diindentifikasi dan akan dieksekusi olehnya. Saya coba kalkulasikan apa yang harus saya lakukan agar dalam waktu dekat saya sudah bisa melaksanakan.
Hadi menyebut kalau mantan tentara, perhitungan dan strategi perang, itu biasa digunakan, jelasnya.
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026
- Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok - April 25, 2026









Comment