MediaSuaraMabes, Jepara – Tradisi sedekah bumi adalah wujud syukur warga kepada Sang Kholiq atas segala nikmat yang telah dikaruniakan melalui perantara bumi. Budaya seperti ini bagi masyarakat desa Jawa masih terus hidup hingga hari ini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kedung, Tri Wijatmiko, SH., MH., Danramil 02/Kedung, Kapten Budi S.P., Kapolsek Kedung AKP Agus Nurhadi, SH., Kepala Puskesmas Kedung II Tetin, Mantri pengairan Kedung Diyatmiko.
Dan turut dihadiri 18 Petinggi beserta perangkat desa se kecamatan Kedung.
Menurut kepala Desa/Petinggi Desa Surodadi kecamatan Kedung, Zainul Ikhsan mengatakan sedekah bumi ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas nikmat dan limpahan Rahmat dari Allah SWT, dengan mengambil tema “GUYUB RUKUN”.
Hal ini mencerminkan suatu harapan agar masyarakat bisa saling satu padu, bahu membahu dalam membangun dan menjaga desa, tradisi sedekah bumi ini untuk nguri nguri adat budaya dan kegiatan seperti ini sudah turun temurun hingga sampai sekarang, ungkapnya.
Sedangkan untuk sedekah bumi di Surodadi ini boleh dikatakan berbeda dengan desa lainnya, karena tidak adanya tradisi Ambengan atau arak arakan seperti desa lain.
Kegiatan kali ini kami hanya menampilkan pentas pagelaran Wayang kulit dengan judul “Wisanggeni”, yang mengundang dalang Ki Waroso dari Desa Kendengsidialit kecamatan Welahan, pungkasnya Petinggi.
(Yusron)
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026
- Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok - April 25, 2026









Comment