SuaraMabes, Nabire – Bawaslu Kabupaten Nabire mengakuh belum menerima anggaran NPHD untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU), pada 14 juli 2021 nanti.
Koordinator penindakan dan pelanggaran Yulianus Nokuwo mengatakan, sekalipun bawaslu telah menandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPAD) pada pekan lalu, namun hingga hari ini dana tak kunjung cair.
“Kami sudah tanda tangan NPHD minggu lalu tapi belum ada pencairan,” kata Nokuwo di Kantornya. jln Jendral Sudirman Selasa (27/04/2021).
Padahal menurut Dia, beberapa tahapan seperti rapat koordinasi, serta penguatan kapasitas penyelengara telah dilakukan. Selanjutnya, tahapan sinkronisasi data harus segera dilakukan,dengan bekerja sama dengan Disdukcapil dan KPU.
Sehingga, Bawaslu masih terkendala dengan angaran untuk memfasilitasi paswas Distrik, Paswas Kelurahan dan kampung dalam rangka pengawasan pencuklitan. “Tapi sekali lagi kami terkendala anggaran,” tuturnya.
Lanjut Nokuwo, Bawaslu bersama bendahara sudah mendatangi kantor keuangan daerah. Namun jawabannya belum ada anggaran yang tersediah di kas daerah, Padahal NPHD sudah ditandatangani.
Sementara, proses tahapan sedang berjalan, Panwas Distrik dan Kampung bagaimana nantinya bekerja.
“Kami sudah cek kekeuangan, tapi katanya belum ada dan tunggu. Lalu pertanyaannya bagaimanakammi mau kerja. Kami harap, bagian keuangan tolong diperhatikan,” lanjut Nokuwo. ( Sy )
- Tanggap Darurat di Pelabuhan Kendawangan, Prajurit Lanal Ketapang Bersama Forkopimcam Evakuasi ABK Kapal Nelayan - May 15, 2026
- Jakarta Kondusif, Forum Diskusi Kebangsaan Tegaskan Semangat Bela Negara dan Persatuan NKRI - May 15, 2026
- LBH Setya Kita Pancasila Kawal Aletha Kasus Perundungan dan UU ITE - May 12, 2026









Comment