MediaSuaraMabes, Ketapang – Perubahan warna pada sungai pawan kabupaten ketapang diduga adanya limbah jenis bahan bakar,belum diketahui secara jelas jenis nya,yang terpantau ada apungan minyak hingga membuat air sungai tercemar berubah warna dan berminyak,hal ini diungkapkan oleh salah satu masyarakat saat melintasi perjalanan arah ketapang melalui sungai pawan.
Hendi menjelaskan, ” Kondiai sungai pawan disekitar saat ini berubah warna dan berminyak,tentunya hal ini membuat pencemaran lingkungan terutama pada habitat kehidupan disungai bahkan sulit dikomsumsi air sungai dikarenakan air tak layak dimanfaatkan seperti sedia kala dan pencemaran ini belum di ketahui secara jelas sebab musibab atau asal usul limbah tersebut, ” Ucap Hendi pada wartawan suara mabes.Com pada Selasa ( 22/2 ).
Hendi berharap, ” Pihak terkait dalam kapasitas lingkungan hidup harus berperan melihat kondisi sungai pawan yang telah dicemari,tentunya bisa mencegah terjadinya yang mengakibatkan sungai pawan tercemari dan bila perlu ada pertanggung jawaban keoada oknum baik itu perorangan maupun perusahaan ataupun lainnya , ” Tegas Hendi
Hal terpisah ” Salah masyarakat ketapang,Aang juga berharap,seharusnya kondisi sungai pawan perlu kita masyarakat saling menjaga dari pencemaran sampah terutama perusahaan investor yang ada di kabupaten Ketapang,seharusnya bisa turut serta menjaga sungai pawan dari pencemaran produksi limbahnya agar tidak meluap ke aliran sungai “.Terangnya
- Tanggap Darurat di Pelabuhan Kendawangan, Prajurit Lanal Ketapang Bersama Forkopimcam Evakuasi ABK Kapal Nelayan - May 15, 2026
- Jakarta Kondusif, Forum Diskusi Kebangsaan Tegaskan Semangat Bela Negara dan Persatuan NKRI - May 15, 2026
- LBH Setya Kita Pancasila Kawal Aletha Kasus Perundungan dan UU ITE - May 12, 2026










Comment