Rehabilitasi Dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah SMK 1 Wanggarasi Tahun Ini Akan Selesai

MediaSuaraMabes, Gorontalo — Pelaksanaan Proyek SMK 1 Wanggarasi yang berbandrol  3.934. 228. 900. Selangkah lagi akan selesai, dari pantauan media MSM hari Jum’at 12/11/2021. Proses pekerjaan serta kontraknya tertera pada papan proyek tanggal 17 Februari 2021 dengan jangka waktu 210 hari kalender  dan pelaksana  PT Trikarsa Utama Lestari, pembangunan sekolah SMK  tersebut berada di Desa Wanggarasi Timur Kecamatan Wanggarasi Kabupaten Pohuwato.

Saat di konfirmasi via seluler kepsek Triono menjelaskan benar adanya pekerjaan bangunan SMK 1 itu namun dengan kendala yang kami hadapi saat itu pembokaran bangunan ada sembilan lokal dan satu bangunan lagi  yang di rehab  dan bangunan sekolah tersebut akan di kelilingi pagar namun bangunan sekolah sudah hampir selesai dan pagarnya yang belum di kerjakan sehingga kepsek Triono menanyakan pekerjaan itu kepada kepala bas bangunan dan jawabannya pagar dan lapagan tetap akan di kerjakan mengingat masa waktunya pekerjaan ini  sampai bulan Desember untuk itu saya dan para pekerja lainya akan mengutamakan pemasangan tegel dulu dan selanjutnya akan membangun pagar sekolah setelah itu papim block dan terakhir lapangan olahraga jawaban kepala bas kepada kepsek Triono.

Dengan rasa khawatirnya pekerjaan tersebut kepsek Triono memberikan saran kepada kepala bas untuk bisa menambah tenaga kerjanya agar pekerjan ini bisa di pacu sampai dengan bulan Desember, ungkapnya.

Di tempat terpisah Sekjen LSM I.2K, Sopyan Kaluku saat menginvestigasi ke lokasi pembangunan SMK  1 Wanggarasi dia sangat prihatin dengan bangunan yang sudah masuk dalam tahap pinising, tiba-tiba tenaga kerjanya masih di angap kurang di karenakan pekerjaan bangunan sekolah tersebut masih banyak item yang harus di rampungkan akan tetapi melihat kondisi saat ini para pekerja harus di tambah mengingat waktunya sampai dengan bulan Desember jika para pekerja tidak di tambah maka di pastikan pekerjaan bangunan ini akan molor.

Sampai berita ini di terbikan pihak Balai Prasarana permukiman wilayah Gorontalo belum dapat di konfirmasi.

(jma)

Comment