SuaraMabes, Lampahan – Masyarakat Aceh memiliki tradisi unik dalam menyambut bulan Ramadhan. Namanya meugang atau makmeugang yaitu tradisi membeli daging, memasak, kemudian menyantapnya bersama keluarga. Tradisi unik ini dirayakan secara turun-temurun pada dua atau sehari menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.
Pada pagi meugang seperti hari ini, warga berbondong-bondong menyerbu lapak-lapak penjual daging yang khusus pada hari itu hampir di sejumlah lokasi. Ruas jalan kerap macet karena warga berkerumum di meja-meja penjual daging.
Menyikapi hal ini, Polsek Timang Gajah dan jajarannya mengerahkan sejumlah personelnya ke sejumlah pasar Tradisional guna memberi rasa aman bagi warga yang berbelanja aneka kebutuhan pokok dalam kemeriahan meugang.
“dihari meugang ini, Kami dari Polsek Timang Gajah Polres Bener Meriah telah turun ke Pasar-pasar melakukan Patroli sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan kemacetan Lalulintas.” (12/4/2021).
“Dari Polsek Timang Gajah ada tujuh personel yang melaksanakan Patroli dan pengamanan di Pasar Meugang, Lima personel di pasar Lampahan kecamatan Timang Gajah ,dua personel di pasar Reronga Kecamatan Gajah Putih dan Terpantau ramai dengan harga jual daging mencapai Rp.160 ribu/kg.”
Tutur Kapolsek Timang Gajah Iptu H Selode Ilen,S.e. ( AR Lubis Kaperwil Aceh).
- Polda Kepri Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Batam, Sita 5.000 Liter dan 4 Kendaraan - April 18, 2026
- Vonis Ringan PN Manado, Kejaksaan Ajukan Banding karena Hukuman Dinilai Tidak Tepat - April 16, 2026
- Diduga Kriminalisasi Warga, Kuasa Hukum Laporkan Oknum Penyidik Polres Kotim ke Bareskrim Polri - April 13, 2026









Comment