SuaraMabes, Bengkulu – Kabupaten Lebong sekarang masih memberlakukan PPKM di level 3, dan sekarang masih bertahan dilevel itu. DiLebong terdapat beberapa keputusan yang dilaksanakan,nnamun terkait dampak covid-19 yang semakin meningkat membuat Pemda Lebong akan segera melakukan Evaluasi kembali.
Terkait Penyekatan di dua pintu masuk Kabupaten Lebong yang belum membuahkan hasil secara maksimal, mengingat penambahan kasus penyebaran Virus terus meningkat di kabupaten lebong.
Terkait pengadaan alat swab sebanyak 10 ribu pcs pada tahap pertama, yang digunakan para petugas medis di 2 posko penyekatan pintu masuk Kabupaten Lebong, yang dimulai sejak tanggal 21 Juli lalu. Baru berjalan 2 pekan penyekatan, tepatnya pada tanggal 6 Agustus lalu alat swab sebanyak 10 ribu pcs tersebut dikabarkan habis.
Kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong kembali melakukan pengadaan alat swab sebanyak 1 ribu pcs untuk memenuhi kebutuhan 2 posko tersebut hingga tanggal 19 Agustus atau genap 1 bulan didirikan posko penyekatan.
Sekretaris Kabupaten Lebong H.Mustarani Abidin,SH.M.Si mengatakan jika, “Sebenarnya penyekatan menurut saya salah satu cara untuk menurunkan,dari pada angka covid, tetapi hasil evaluasi itu seharusnya didalam desa desa itu sendiri diperketat, para camat juga harus berupaya bersama kades setempat untuk membantu dalam pencegahan Virus ini”.bilang Sekda
Pada suara mabes diruang kerjanya pada Rabu,18/08/2021
“Untuk petugas di 2 posko perbatas,saya lihat mereka berjalan sesuai dengan instruksi,dan telah melakukan kerja mereka dengan baik serta bertanggung jawab”kata Sekda
“Seharusnya kita harus menjauhi Kerumunan, dan harus memakai masker, jangan lupa cuci tangan dan harus menjaga jarak. dan Seharusnya posko di desa desa harus diperketat dan ditingkatkan keamanannya,jika kita lalai maka angka kenaikan covid sulit untuk diputuskan”.Sampai Mustarani
“Kita pemerintah daerah ini hanya bisa menghimbau,dan sesekali tim yustie turun untuk memantau dan mengingatkan pentingnya prokes kepada masyarakat”.Kata Pak sekda
“Untuk Pemerintah Desa Seharusnya memang bekerja keras dan jangan lalai dalam penanganan covid”.tambahnya
Ditemui Kepala Dinas Kesehatan
Rahman, SKM didepan ruangan Bupati Lebong,beliau mengatakan, “lonjakan kasus ini terjadi lantaran kurangnya kesadara masyarakat dalam peningkatan pematuhan Prokes”.ucap pak kadis Dinkes
“satgas desa juga harus dimaksimalkan, dan dalam melonjaknya angka kenaikan kasus Covid-19 yang mencapai 516 Peningkatan secara keseluruhan ,saya lihat seluruh kabupaten yang ada di provinsi Bengkulu sekarang ini”.tambahnya
“Terkait adanya kekosongan alat Swab Antigen di perbatasan itu hanyalah kendala tekhnisnya saja,Kendala tersebut kurang lebih satu Minggu”.sambungnya
“Mengenai Anggaran nilai dari pembelian Test swab antigen itu seluruhnya ada di BKD,tidak ada pagu dana didinas kesehatan,tidak ada”jelas pak rahman pada suaramabes Rabu 18/08/2021 didapan kantor bupati
“Kami hanya mengajukan sesuai dengan kebutuhan,dan pengajuan di Badan keuangan daerah (BKD) kabupaten Lebong”.imbuhnya
“Untuk persiapan Beberapa hari kedepan,kita akan evaluasi kembali”.tutup pak kadis
(NM/Y2)









Comment