SuaraMabes, Lebong – Konflik lahan yang terjadi antara masyarakat dengan PT Tantri Madjid Energi (TME), yang berlokasi Di Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara kabupaten Lebong, nampaknya belum ada titik terang terkait penyelesaiannya sampai sekarang.
Lepi Yoparlin selaku perwakilan masyarakat Menjelaskan,
“mengenai lahan Perusahaan jelas ini milik PT TME, jika ingin dihentikan yang ambil matrial emas harus dihentikan semua. Siapapun mereka jangan hanya di kaler saja, dihentikan dan ditertibkan, Kalau mau ditindak, semuanya tanpa ada keberpihakan”.jelas Levi pada suaramabes.com Selasa(27/07/2021).

“Kenapa tidak ditindak lanjuti,dan mengapa lahan yang sekarang hanya ditertibkan…?”.
Ada apa ini…..??!!! sambungnya.
“kalau seperti ini, mengapa ada perbedaan, perlu kita pertanyakan kepada PT TME, ada apa dengan permasalahan yang berkepanjangan ini”, katanya.
“Sedangka secara rutinitas mereka masih tetap beroperasi mengambil material urat emas yang berada disana milik PT TME”, imbuhnya.
PT TME tidak menjalankan kewajiban dan fungsional sebagai perusahaan, baik terhadap pemerintah daerah ataupun dampak manfaat terhadap masyarakat sekitar.
(NM/Y2)
- Deklarasi Kepala Desa Pusaka Rakyat, Abdul Wahid, Siap Lanjutkan Kepemimpinan Tiga Periode - April 28, 2026
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026









Comment