MediaSuaraMabes, Baturaja – Seorang pria pengedar daun setan alias ganja di Kabupaten OKU, dijebloskan ke penjara setelah melakukan transaksi dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli.
Pengedar bernasib apes tersebut, Doni Saputra (24), warga Jalan Camar II Blok BB 18 Perumahan RS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.
Dia diamankan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Garuda Lintas Sumatera, Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Rabu (19/2/2025), sekitar pukul 18.15 WIB.
Selain tersangka, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa 1 bungkus kertas nasi berisi daun ganja kering dengan berat bruto 39,26 gram, 3 paket ganja kering dengan berat bruto 4,09 gram, 1 jaket, 1 kotak rokok dan uang tunai Rp.50 ribu.
Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kasi Humas, Iptu Ibnu Holdon, membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka bandar narkotika jenis ganja tersebut.
“Tersangka ditangkap oleh anggota Satres Narkoba Polres OKU yang melakukan under cover sebagai pembeli,” katanya, Kamis (20/2/2025).
Dari penggeledahan di dalam kantong jaket tersangka, petugas menemukan barang bukti beberapa paket daun ganja kering dengan total berat lebih daro 43 gram. Kini tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres OKU dan akan diproses hukum lebih panjut.
“Pasal yang disangkakan, pertama Pasal 114 Ayat (1), kedua Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.
Sementara, tersangka mengakui jika daun ganja tersebut miliknya yang rencananya untuk dijual kembali kepada anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli.
“Iya pak. Saya tidak tahu kalau pembelinya adalah polisi yang sedang menyamar,” kata tersangka ketika diinterogasi polisi penyidik.(erham)
- Gandeng Assessment center SDM Mabes Polri, Bupati OKU Harapkan Penilaian Objektif Hingga Tak Salah Pilih - May 13, 2026
- Kemenhub Siap Dukung Pembangunan Flyover Pasar Tempel Baturaja - May 13, 2026
- Aksi Demo Jilid 3 Desakan Pengembangan Kasus Korupsi Pokir Kab. OKU Seret Aktor Intelektual ke Meja Hijau - February 4, 2026









Comment