Tiga Bulan Menjabat, Kadis Pendidikan Inhil Abdul Rasyid Perkuat Jangkauan Layanan Pendidikan Pesisir


MediaSuaraMabes, Indragiri Hilir Tiga bulan setelah dilantik, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Abdul Rasyid, SE, M.Ak, memaparkan sejumlah capaian dan langkah strategis dalam memperkuat jangkauan pelayanan pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah pesisir.

Dalam keterangannya, Abdul Rasyid menegaskan bahwa fokus utama Dinas Pendidikan Inhil saat ini adalah pendataan infrastruktur penunjang pendidikan, meliputi jembatan akses menuju sekolah, kondisi bangunan sekolah, serta penguatan tata kelola melalui sistem laporan satu data.

Abdul Rasyid menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhil untuk melakukan pendataan dan peninjauan jembatan akses menuju sekolah-sekolah di wilayah pesisir. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil dan pesisir.

“Banyak sekolah di pesisir Inhil hanya dapat diakses melalui jembatan kayu yang kondisinya sudah tidak layak. Bersama PUPR, kami turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan dan verifikasi sebagai dasar perencanaan pembangunan dan perbaikan,” ujar Abdul Rasyid.

Pendataan tersebut mencakup kondisi struktur jembatan, tingkat kelayakan, serta tingkat urgensi perbaikan guna menjamin keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.

Selain akses jembatan, Dinas Pendidikan Inhil juga memprioritaskan evaluasi kondisi fisik bangunan sekolah, khususnya di daerah pesisir. Berdasarkan hasil monitoring selama tiga bulan terakhir, sejumlah bangunan sekolah terdata mengalami kerusakan dan memerlukan penanganan segera.

“Saat ini kami telah memiliki peta kondisi bangunan sekolah yang valid dan terintegrasi. Mana yang perlu perbaikan ringan, rehabilitasi berat, hingga pembangunan ulang, semuanya ditangani secara bertahap dan terencana,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan efektivitas perencanaan dan pengawasan, Dinas Pendidikan Inhil juga telah menerapkan sistem laporan satu data yang mengintegrasikan seluruh informasi sekolah ke tingkat dinas.

Sistem ini mencakup data sarana dan prasarana, jumlah siswa, hingga aktivitas operasional sekolah, sehingga seluruh laporan tersaji secara akurat, transparan, dan mudah diverifikasi.

“Dengan satu data, tidak ada lagi perbedaan informasi antara sekolah dan dinas. Semua terintegrasi dalam satu sistem sehingga pengambilan kebijakan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” tegas Abdul Rasyid.

Abdul Rasyid menegaskan bahwa pemerataan akses pendidikan di wilayah pesisir menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan PUPR, dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Tujuan utama kami adalah memastikan seluruh anak di Inhil, terutama di wilayah pesisir, dapat bersekolah dengan aman dan layak. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi investasi masa depan generasi kita,” pungkasnya.

Ke depan, Dinas Pendidikan Inhil bersama PUPR akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa agar seluruh kebutuhan infrastruktur pendidikan dapat ditangani sesuai tingkat urgensi dan ketersediaan anggaran.

Dum 0791
Redaksi | SuaraMabes.com

Agustami Tolib

Comment