MediaSuaraMabes, Bandung – Satgas Pangan Polrestabes Bandung bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional wilayah Kota Bandung. Salah satunya di Pasar Kiaracondong, Kecamatan Kiaracondong, Bandung – Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang bulan Ramadhan. Dari hasil pemantauan, secara umum stok pangan di pasar tradisional terpantau aman dan tidak mengalamikelangkaan.
Harga sejumlah komoditas seperti beras, daging ayam, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, telur, dan cabai keriting masih berada pada kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP).
Namun demikian, ditemukan beberapa komoditas yang masih mengalamikenaikan harga, yakni cabai rawit merah/cengek domba serta daging sapi bagian paha depan dan belakang yang dijual di atas HET dan HAP.
Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadhan yang tidak sebanding dengan ketersediaan pasokan, serta kondisi daging sapi yang dijual dalam bentuk utuh tanpa gajih.
Menyikapi hal tersebut, Satgas Pangan memberikan himbauan kepada para pedagang agar tidak menjual bahan pokok strategis melebihi ketentuan HET dan HAP yang telah ditetapkan pemerintah, serta akan melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan mencegah praktik yang merugikan masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat terkait ketersediaan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
(arfMSM).
- Kasus Dugaan Bullying Anak di Trenggalek Mandek Hampir Dua Tahun, Keluarga Korban Tempuh Jalur Pengaduan - April 18, 2026
- Kuasa Hukum dari Tiga Tersangka Terkait Lapdu Dugaan Tipikor Pengadaan Mobil Ambulans Arahkan Penelusuran ke Pihak Dinas Kesehatan Subang - April 11, 2026
- Baraya Maung Parahyangan (BMP) Gelar Silaturahmi dan Halal Bihalal di Kodam III Siliwangi - April 6, 2026









Comment