MediaSuaraMabes, Labuhanbatu — Lanjutan pengerjaan proyek peningkatan Jalan rabat beton di Simpang Jengkol Lingkungan Kampung Jati, Kelurahan Negeri Lama, kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu terkesan asal jadi.
Pasalnya, badan jalan yang baru saja beberapa hari dilakukan sudah beretakan. Parahnya lagi, tambal sulam pada badan jalan yang baru dilakukan pengecoran juga terlihat jelas.
Selian itu, badan jalan tidak rata, malah terlihat penuh dengan lekukkan yang dapat menimbulkan air tergenang yang menyebabkan pengeroposan.
Pantauan di lapangan, di plank proyek tertulis pagu anggaran sebesar Rp355.700.700,00 dikerjakan oleh CV Salwa Mulia bersumber dari APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun 2021. Namun, tidak ada tertulis berapa panjang dan lebar pengerjaan rabat beton dimaksud.
Saat di lokasi proyek, salah seorang warga mengaku sebagai warga setempat bernama Yono kepada awak media ini mengatakan, kualitas pengerjaan jalan tersebut diprediksi tidak akan bertahan lama.

“Kalau aku menilai jelek kali pengerjaannya Pak, lebih bagus rabat beton yang dikerjakan lewat dana desa. Kita lihat saja, dalam hitungan bulan kita prediksi jalan ini sudah rusak,”katanya.
Menurut Wardi, bila pengerjaan jalan tidak sesuai spesifikasi, jalan akan cepat hancur disebabkan angkutan transportasi yang melintas di jalan itu.
“Kalau kerjanya asal jadi, asal siap asal dibayar, ya cepat hancur kembali Pak. Apalagi truck tangki pengangkut CPO PT Socfindo berkapasitas 25- 35 Ton melintasi jalan ini,”ujar Yono.
“Kita selaku masyarakat berharap proyek ini bermutu bukan proyek abal- abal. Ini uang rakyat untuk membangunnya, bukan uang pribadi atau uang keluarga si pemborong,”timpal Hendrik rekan dari Yono.
Hingga berita ini dikirimkan, pihak pemborong mau pun dari dinas terkait belum dapat dihubungi guna dikonfirmasi. ( indra).
- Deklarasi Kepala Desa Pusaka Rakyat, Abdul Wahid, Siap Lanjutkan Kepemimpinan Tiga Periode - April 28, 2026
- Kodim 0314/Inhil Antusias Realisasikan Program Pembangunan KDKMP, Babinsa Pekan Arba Turun Langsung - April 25, 2026
- Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Harus Mendefinisikan Ulang Arah Gerakan - April 25, 2026









Comment