- Aparat Diminta Jangan Tutup Mata, Kabel Internet Semrawut di Simpang Lima Semper Ancam Nyawa Warga - April 18, 2026
- Polda Jateng Komitmen Amankan Subsidi Energi, Polres Brebes Ungkap Pengoplosan LPG Rugikan Negara 802 Juta - April 13, 2026
- Terima Kunjungan Komisi III DPR, Kapolda Jabar Laporkan Keberhasilan Tekan Angka Kriminalitas - April 13, 2026
MediaSuaraMabes, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia yang diselenggarakan di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.
166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota ini, keseluruhannya menampung 15.954 siswa, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan. Pemerintah pun menetapkan target hingga 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029.
Presiden menyebut bahwa peresmian Sekolah Rakyat merupakan hasil dari keberanian negara mengambil langkah bagi kebutuhan rakyat.
Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan pesan khusus kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tidak pernah merasa rendah diri terhadap latar belakang keluarga. Kepala Negara menegaskan bahwa apapun pekerjaan orang tua mereka, pekerjaan tersebut mulia dan dilakukan dengan keringat serta kejujuran.
“Kalau dia belum mampu bukan salah dia, bukan salah orangtuamu. Memang negara kita belum mampu memberi terbaik untuk semua rakyat. Tapi kita akan berjuang keras, kita berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.
Seskab-2026
Redaksi Sudarnarto









Comment