by

Komunitas Purna Saka Bhayangkara Polres Lotim Terbentuk 

-Ragam-153 views

SuaraMabes, Lombok Timur – Komunitas purna Satuan Karya Bhayangkara Polres Lombok Timur terbentuk. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengakomodir para alumni Saka Bhayangkara Polres Lotim yang bertugas diberbagai profesi guna marajut kembali shilaturahmi melalui komunitas yang dibentuk.

Sementara berkas pembentukan sudah diserahkan Ketua Dewan Pakar Komunitas Purna Saka Bhayangkara Polres Lotim, GN Parhan  kepada  Kapolres Lotim,AKBP Tunggul Sinatrio,Sik yang diwakili Wakapolres Lotim, Kompol Kiki Firmansyah Efendi,Sik. Guna dipelajari sebelum diterbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Komunitas Purna Saka Bhayangkara tersebut.

Ketua Dewan Pakar Komunitas Purna Saka Bhayangkara Polres Lotim,GN Parhan menyampaikan kalau terbentuknya komunitas purna Saka Bhayangkara diinisiasi para purna Saka Bhayangkara angkatan tahun 1990 keatas.

Dengan maksud dan tujuan sebagai tempat untuk merajut kembali tali shilaturahmi dan persaudaraan diantara sesama alumni purna Saka Bhayangkara Polres Lotim. Sambil membuat program-program seperti mengadakan pelatihan, ketrampilan,pendidikan dan kegiatan sosial yang nantinya bisa dirasakan para purna Saka Bhayangkara Polres Lotim.

” Terbentuknya komunitas purna Saka Bhayangkara ini sebagai wadah berkumpulnya para alumni,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, keberadaan komunitas purna Saka Bhayangkara Polres Lotim sebagai perpanjangan dari tugas Polri kepada masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Karena sebelumnya para purna Saka Bhayangkara ini telah digembleng dalam Pramuka Saka Bhayangkara. Dengan dibawah asuhan langsung dari Polri, baik mengenai disiplin,mental maupun wawasan kebangsaan yang kuat serta  kepramukaan.

” Berkat binaan Polri,maka para purna Saka Bhayangkara disiplin maupun yang lainnya tidak diragukan lagi,” ujar Ketua Dewan Pakar Komunitas Purna Saka Bhayangkara Polres Lotim, GN Parhan.

Sementara didaulat sebagai Ketua Komunitas Purna Saka Bhayangkara Polres Lotim, Dr. Ahmad Turmuzi angkatan 95 dalam penyampaiannya mengatakan kalau dengan terbentuknya komunitas purna Saka Bhayangkara Polres Lotim tentunya sebagai wadah untuk berkumpulnya para alumni yang terpencar di berbagai penjuru.

Dengan menyatu lalu kemudian akan mengadakan berbagai program kegiatan yang tentunya memiliki dampak bagi Polres Lotim sebagai tempat bernaung dan tentunya bagi para purna Saka Bhayangkara.

” Yang jelas terbentuknya komunitas purna Saka Bhayangkara ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi Polres Lotim,” tegasnya.

Sementara itu,lanjutnya,rencananya kita akan memanfaatkan moment 1 Juli sebagai hari Bhayangkara sebagai tempat dilantik para pengurus komunitas purna Saka Bhayangkara Polres Lotim. Kemudian setelah itu akan dilanjutkan mengadakan deklarasi sambil mengadakan kegiatan pertama.

” Insyaalloh kedepannya keberadaan komunitas purna ini bisa memberikan kontribusi yang positif bagi Polres Lotim,” tukasnya.

Waka Polres Lotim, Kompol Kiki Firmansyah Efendi, Sik dalam sambutannya menyampaikan sangat mengapresiasi terbentuknya komunitas purna Saka Bhayangkara Polres Lotim. Sehingga dengan terbentuknya komunitas purna ini bisa membantu tugas Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas.

” Kami apresiasi terbentuknya komunitas Purna Saka Bhayangkara,” tegasnya.

Sementara itu terbentuknya komunitas purna Saka Bhayangkara Polres Lotim diinisiasi sembilan orang purna Saka Bhayangkara Polres Lotim. Diantaranya GN Parhan, Dimyati,M.Nashiruddin,Angga Sarimah,M.Lutfhi Syaripuddin, Sasmara Hadi, Dr. Turmuzi, Syamsurrijal,M,Nurul Wathoni Akbar.

Kemudian dalam kepengurusan komunitas Purna Saka Bhayangkara terdiri dari Dewan Pembina yang langsung diketuai Kapolres Lotim,dengan anggota Waka Polres Lotim,Kabag SDM dan Kasat Binmas.

Setelah itu baru Dewan Panasehat,Dewan Kehormatan,Dewan Pakar, kemudian baru pengurus Komunitas Purna Saka Bhayangkara yang terdiri dari Ketua,Wakil Ketua,Sekretaris,Wakil Sekretaris,Bendahara,Wakil Bendahara, lalu sejumlah Bidang-bidang sesuai dengan kebutuhan organisasi. (hms)

Comment

News Feed