MediaSuaraMabes, Kab. Bekasi – Di tengah suasana bulan suci Ramadhan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan ibadah, masyarakat justru diresahkan dengan dugaan maraknya peredaran obat keras jenis tramadol dan hexymer yang masih dijual secara bebas di wilayah Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, penjualan obat tersebut diduga dilakukan secara terang-terangan tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum. Bahkan aktivitas penjualan obat keras tersebut disebut-sebut berlangsung hampir setiap hari dan dapat dengan mudah dibeli oleh siapa saja.
Warga mengaku sangat khawatir dengan kondisi tersebut karena obat-obatan jenis tramadol dan hexymer kerap disalahgunakan, terutama oleh kalangan remaja. Hal ini dikhawatirkan dapat merusak generasi muda serta menimbulkan berbagai dampak negatif di lingkungan masyarakat.
“Kami berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menindak tegas penjual obat-obatan tersebut. Apalagi ini sedang bulan Ramadhan, seharusnya lingkungan kita dijaga dari hal-hal yang merusak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat pun meminta kepada pihak terkait, khususnya aparat kepolisian dan instansi berwenang, agar segera melakukan penertiban terhadap dugaan peredaran obat keras ilegal tersebut sehingga wilayah Desa Bahagia dapat kembali kondusif dan aman dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Warga berharap adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum agar peredaran obat keras tanpa izin tersebut dapat dihentikan dan tidak lagi meresahkan masyarakat.
- Rapat Penetapan Calon dan Pengundian Nomor Urut Anggota BPD Desa Samudra Jaya Periode 2026–2034 Berlangsung Kondusif - May 15, 2026
- Penetapan dan Pengukuhan Nomor Urut Calon BPD Desa Setiamulya Digelar di Aula Kantor Desa - May 15, 2026
- Diduga Pemakai Sabu dan Obat Heximer Berhasil Diamankan, Dua Pelaku Diserahkan ke Polsek Tarumajaya - May 14, 2026









Comment