Aliansi Ormas Islam Aceh Protes Pemilu Curang

MediaSuaraMabes, Banda Aveh – Melihat perhelatan pemilu 14 April 2024 lalu yang banyak mendapatkan protes dari tokoh bangsa termasuk mantan purnawirawan TNI-Polri, akademisi, praktisi dan lain-lain, ketua Aliansi Ormas Islam Aceh yang mewadahi paling sedikit 24 ormas Islam Aceh, Tgk. Zainuddon Ubiet ikut bersuara mengkritisi sistem pemungutan dan perhitungan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Salah input oleh tim KPU dan jajarannya yang merugikan paslon tertentu bukan hanya terjadi di luar Aceh, tetapi hal ini juga terjadi di Tanah Rencong. Tgk. Zainuddin menuturkan, “hal ini seharusnya tidak terjadi di setiap pesta demokrasi karena dapat merugikan orang lain.

Kami minta KPU atau lembaga independen segera lakukan audit terhadap KPU dan telusuri alamat akun sebenarnya apakah berada dalam negeri atau luar negeri, form C-1 itu juga perlu audit forensik”, tutur Tgk. Zainuddin dengan nada bertanya.

Lebih lanjut dikemukakan bahwa pihaknya mencurigai kemungkinan ada upaya oleh KPU untuk memenangkan paslon tertentu, “jika ini terjadi sungguh sangat disayangkan”.

Seperti sudah beredar di publik bahwa sistem SIREKAP yang dimiliki KPU terbukti terdapat perbedaan hasil khusunya untuk paslon 02. Hasil di form C-1 sebagiannya berbeda dengan sistem SIREKAP”. Tgk. Zainuddin meminta kepada KPU agar objektif dan netral kepada setiap paslon, tidak boleh ada niat curang dalam melahirkan pemimpin bangsa, “tolong KPU jangan sampai rakyat marah nanti, jangan bangunkan singa-singa sedang tidurlah, harus benar dalam melahirkan pemimpin bangsa ini.

Sistem SIREKAP jangan sampai jadi sistem SI MARK UP”, tegas Abu Mukim yang dikenal sebagai pelatih ilmu beladiri ke media ini.

(Rusli Cut Ali)

Baca Juga :  Setelah Bunuh Guru, Kebiadaban KKB Berlanjut Dengan Bakar Gedung Sekolah

Comment