MediaSuaraMabes, Jepara – Suasana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, Jepara mendadak ramai bukan karena aktifitas jual beli ikan melainkan ramai akan masyarakat yang penasaran ingin menyaksikan secara langsung pencarian dan pengangkatan mayat yang sempat ditemukan nelayan yang hendak melaut di muara kaliwiso ujungbatu. Senin, (27/4/2026)
Kronologi penemuan mayat tanpa identitas bermula saat nelayan bernama Agus (39), warga Rt 04/04, kelurahan Ujungbatu, Jepara, yang hendak berangkat melaut pukul 05:00wib, saat mendorong perahunya yang kandas dimuara kaliwiso tepatnya disamping TPI Ujungbatu, tanpa dia sadari ternyata ada sosok mayat manusia dibawah perahunya, lalu dia mencoba untuk meraih dan mengambilnya namun terlepas.
“Awalnya saya mau berangkat miyang (mencari ikan dilaut), namun perahu saya kandasan dimuara pak, akhirnya saya terjun kekali untuk mendorong perahu, namun tanpa saya sadari ada sosok mayat yang nayngkut dibawah perahu, Saya langsung teriak memanggil teman-teman nelayan lainnya,” ujarnya.
Agus sempat meninggalkan lokasi untuk memanggil rekan lainnya. Namun saat kembali, jasad tersebut sudah tidak berada di titik awal penemuan. Kejadian itu langsung dilaporkan kepada tim SAR gabungan Jepara, Polairud dan Polsek Jepara Kota serta warga sekitar untuk melakukan pencarian.
Mayat akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal, sekitar 50 meter, oleh nelayan bernama Safii(35) warga RT 07/02, kelurahan Ujungbatu, saat pulang dari melaut.
“Saat pulang dari melaut, saya melihat sesosok mayat yang mengambang di depan muara, saya berinisiatif untuk mengevakuasi jasad tersebut kedarat,” terang safii.
Sesampainya didarat petugas dan relawan kemudian membantu mengevakuasi jasad memasukkannya ke dalam kantong jenazah, lalu membawanya ke RSUD Kartini Jepara untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian bersama tim medis lalu melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian korban. dari hasil indetifikasi korban diketehaui bernama Zalul Umar warga RT16/04, kelurahan Ujungbatu, Jepara.
Sementara itu saat Kasat Reskrim Polres Jepara, dikonfirmasi awak media menegaskan semua kemungkinan dibuka. “Penyebab pasti kematian menunggu autopsi. Kami minta warga tidak berspekulasi dan menyerahkan ke petugas,” tegasnya.
(Red Priyono)









Comment