MediaSuaraMabes, Aceh – Waka Biro Media suara Mabes kota Banda Aceh Juga Mendukung Penuh
Kepada ketua TTI’ Indonesia
Sudirman juga tegaskan kepada semua pihak jangan ada lagi yang mau makan suap’ sudah cukup rakyat menderita” ujar Sudirman
Banda Aceh – Tim Transparansi Indonesia (TTI) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi secara ketat proyek pergantian Jembatan Krueng Woyla senilai Rp119,861 miliar. Desakan ini muncul karena adanya kekhawatiran akan potensi penyimpangan dan korupsi dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Pernyataan TTI:
“Proyek ini merupakan salah satu proyek infrastruktur penting di Aceh, dan kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan proyek ini berjalan transparan dan akuntabel.”
Permintaan TTI:
– APH melakukan pengawasan ketat dan memeriksa semua aspek proyek, termasuk proses pengadaan, pelaksanaan, dan penggunaan anggaran.
– Hasil pengawasan dan pemeriksaan proyek ini dipublikasikan secara transparan kepada masyarakat.
Tujuan:
Masyarakat dapat memantau dan mengawasi pelaksanaan proyek ini untuk mencegah potensi penyimpangan dan korupsi.
(Sudirman)
- Kabiro Media Suara Mabes Kota Banda Aceh Desak Evaluasi Kinerja Sekda Aceh - February 19, 2026
- TTI Mendesak Penegak hukum “POLDA DAN KEJATI ACEH” tolong Awasi Proyek Jembatan Krueng Woyla - December 9, 2025
- Faisal Diminta Bayar Utang, Surjana: Jangan Kait-Kaitkan Masa Lalu! - December 4, 2025









Comment