SuaraMabes,Langkat – Puluhan pohon tanaman warga Dusun V Kebun Buah Desa Halaban Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Sumatera Utara telah mati akibat dampak dari genangan air Bendungan paret yang dibangun Perusahaan pengolah kayu PT.Kasmo Pramono.yang berada di Dusun 1 Bukit Suka mulia Desa halaban.
Munculnya persoalan semena-mena ini oleh perusahaan terhadap warga pemilik lahan.
Setelah adanya beberapa kali pemberitaan media Onlaen.padahal yang selama ini dilakukan perusahaan terhadap warga pemilik lahan sangat tidak manusiawi sebap Kasus ini telah terjadi sejak 3 tahun lalu.Seperti dikisahkan Arifin dan Sipitung pemilik lahan Kepada awak media in.
Setelah dilakukan peninjauan lapangan Selaku Kepala Desa Halaban Tamaruddin.S.ag Rabu 24 Maret 2021 lalu langsung mengundang para pihak terkait untuk mencari Solusi guna penyelesaian permasalaha lahan warga yang Rusak Akibat direndam genangan Air Dari Bendungan Paret yang dibangun Perusahaan PT.Kasmo Pramono.

Pertemuan Mediasi Berlangsung diruangan Kontor Pemerintah Desa.Dari Perusahaan diwakili Akuang Kepala Bidang Produksi.pemilik lahan langsung dihadiri Arifin sedangkan Sipitung.diwakili ahli warisnya Ayup.ke Dua pemilik lahan didampingi Tiga Kuasanya masing-masing Ramlan az.Sutrisno.dan Wari Sahputra.
Sembiring.Pertemuan mediasi tersebut turut juga dihadiri Petugas dari Babinkamtipmas Polsek Besitang Babinsa Koramil 14 Besitang.
Tamaruddin.S.Ag dihadapa perwakilan Perusahaan.menjelaskan bahwa ketika dilakukan Peninjauan lapanggan benar.pohon tanaman milik warga telah mati.genagan air juga masih terlihat merendam tanaman yang telah mati.Maka pertemua “kita ini.untuk mencari Solusi.dimana agar warga pemilik lahan tidak terus merasa dirugikan dan Perusahaan juga dapat menjalankan Usahanya dengan baik kata Tamaruddin.
Kedua pemilik lahan melalui Kuasanya Sutrisno menjelaskan lahan Arifin yang
terdampak Seluas sekitar.Satu Rantai.tanaman yang ada diatasnya Berupa Mahoni 30 pohon Rambung 4 pohon pinang 6 pohon Rambutan 2 pohon Kelapa 1 pohon.Sekaran semua pohon tersebut sudah habis mati Tapi tunggulnya masih nampak berdiri.maka “kami minta kepada perusahaan agar lahan ini diganti Rugi
Sedankan lahan milik.Sipitung Luasnya sekitar.Setengah Rantai diatasnya juga
Ada tanaman 2 pohon Sawit pohon jati.pohon pinang dan pohon Rambung.
Sipitung juga minta lahan miliknya untuk diganti Rugi.lahan dan tanaman milik Arifin.masing-masing ditawarkan kepada perusahaan dengan harga Rp.50 Juta sedangkan lahan milik Sipitung ditawarkan dengan harga Rp.30 jut.
Dengan pengajuan harga ganti Rugi tesebut .Akuang.mengatakan kehadiran “saya hanya menerima masukan dan hasil dari pertemuan hari ini akan “saya samapaikan ke Pimpinan Perusahaan Karna “saya juga tidak bisa mengambil keputusan dalam pertemuan ini.dan kalau pun ada pertemuan lanjutan Maka Apa yang telah disampaikan oleh pemilik lahan pada hari ini .dalam pertemuan nanti Sudah terjawab .Kata Akuang.
Terkait adanya informasi tentang permintaan warga untuk ganti Rugi lahan yang telah rusak akiban direndam Air dari bendungan paret yang dibangun Perusahaan PT.Kasmo Pramono.Kepala Desa Halaban Tamaruddin.S.Ag dikonfirmasi Sabtu(27/3/21)mengatakan Setelah pertemuan Rabu kemaren Sampai hari ini pihak perusahaan belum ada memberi kabar Ke “saya Kapan pertemuan selanjutnya akan di gelar kata Kepala Desa.
Terkait adanya informasi tuntutan ganti Rugi warga .atas lahannya yang rusak akibat digenangan air dari bendungan yang dibangun perusahaan Darmansyah humas PT.Kasmo Pramono.di konfirmasi.melalui Pesan
WhatsApp nya Meski Cekles Dua Biru
telah dibaca Namun.Sampai berita ini
Terkirim ke Redaksi pesan belum juga dibalas.(Hdk)
- Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud di Kecamatan Melonguane Timur Berlangsung Aman dan Lancar - February 21, 2026
- Menuju Latma MILAN 2026, KRI Bung Tomo-357 Gelar Latihan Bersama Kapal Perang Jepang dan India di Laut Andaman - February 20, 2026
- Forum Jamsos Ucapkan Selamat Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan 2026-2031 Ditetapkan Pemerintah - February 19, 2026









Comment