MediaSuaraMabes, Surabaya – PT Dharma Lautan Utama atau DLU membuktikan jika kapal mendapat perawatan secara maksimal, maka akan mampu memperpanjang usianya dan mampu bersaing dengan armada baru. Hal ini disampaikan oleh Bambang Haryo Soekartono (BHS) sebagai Owner PT DLU yang mengungkapkan bahwa secara teknis usia kapal itu tidak perlu dipersoalkan jika perawatanya dilakukan rutin secara berkala dengan benar.
Ungkapan BHS ini disampaikan saat menggelar acara tasyakuran (25/3/2026) diatas kapal KM Dharma Kencana yang telah selesai dilakukan pembangunan ulang atau rekondisi. Dimana BHS mengatakan bahwa KM Dharma Kencana direnovasi dan dipercantik secara fisik hingga kapasitasnya juga mengalami perubahan sebagai upaya untuk memaksimalkan pelayanan.
Selain itu pembaharuan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kinerja, keamanan, serta memperpanjang umur operasional kapal. Renovasi krusial juga untuk menjaga standar layanan, efisiensi bahan bakar dan kepatuhan keselamatan pelayaran.
“Kapal tidak ada umur teknis, kalau perawatannya maksimal maka kondisinya tentu baik,” ujarnya.
Bahkan kapal KM Dharma Kencana akan dijadikan standart perubahan bagi armada yang lainnya. Upaya melakukan renovasi perubahan itu tidak lain agar DLU menjadi pilihan yang selalu disukai masyarakat.
“Semua itu harus ditambah dengan SDM yang sesuai dengan standart dan akan percuma armadanya bagus jika sumber daya manusianya kurang karena keseimbangan itu agar kita prefect atau sempurna,” tambahnya.
Dengan motto kapal KM Dharma Kencana semakin tua semakin perkasa, layak untuk disematkan untuk armada ini. PT DLU selama ini dikenal merupakan perusahaan pelayaran yang konsisten memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa pelayaran nasional.
“Kapal KM Dharma Kencana ini sudah berlayar 27 tahunan, kapal ini mengalami renovasi tidak hanya interiornya tapi juga dari sisi kapasitasnya juga ditambah dengan perjalanan panjang sebagai kapal pertama yang kita miliki hingga mampu melakukan layanan lintas panjang, ” jelasnya.
BHS menambahkan bahwa kapal tidak ada batasan umur teknis, di seluruh dunia. Salah satu contoh kapal di Hongkong moda transportasi murah yang andal antara Kowloon dan Pulau Hong Kong yang dibangun tahun 1888 masih beroperasi hingga kini. Sementara saat ini kapal-kapal yang ada di Indonesia adalah masih relatif sangat muda tapi banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang seakan akan menjadi kapal tua karena kurangnya perawatan.
“Walaupun kapal KM Dharma Kencana sudah berumur tapi ternyata kondisinya masih seperti kapal baru. Sesungguhnya kapal itu tidak ada umur teknisnya tapi umur ekonomisnya, itu karena rutin perawatannya,” ungkapnya.
Selanjutnya kata BHS bahwa PT DLU memberikan layanan klas ekonomi dan jika dibandingkan dengan perusahaan lain yang sejenis, tentu sudah masuk di standart layanan eksekutif. PT DLU selalu memberikan harga ekonomi tapi layanannya diatas eksekutif.
“Ekonomi bayarnya, Eksekutif rasanya,” guraunya.
Khoiri Soetomo salah satu jajaran direksi kunci di PT Dharma Lautan Utama (DLU), yang menjabat sebagai Direktur Keuangan menambahkan bahwa KM Dharma Kencana ini tidak hanya sekedar dilakukan renovasi tapi dibangun ulang karena secara konstruksi kapal ini diperkuat, diperbaiki stabilitasnya mengikuti aturan domestik maupun internasional terbaru karena Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) itu mengeluarkan sertifikat bilamana ada pembaharuan klas yang juga mengikuti aturan terbaru.
“Serta kapal ini jantungnya baru dengan hours power, torsi yang lebih baik, dan teknologi yang jauh lebih baik maka kapal ini tidak sekedar renovasi tapi dibangun ulang,” Jelasnya.
Jika berbicara layanan, Khoiri menyebut bahwa kapal ini tidak sekedar tiketnya dibeli dengan harga kaki lima atau ekonomi tapi kita mampu menyuguhkan diluar semua yang dibutuhkan masyarakat. Jadi kalau SPM di Kementerian Perhubungan itu hanya mengatur jarak kursi, tapi tidak hanya itu, dengan suguhan tata ruang yang elegan kita sampai mengatur tata udara, temperaturnya serta tata cahaya juga diatur sampai kenyamanannya.
“Bila kita keliling kapal maka layanan kebutuhan pengguna, seperti pencahayaan untuk membaca, charger, dan sebagainya ada semua bahkan layanan medis, pijat, cuci baju potong rambut, setrika juga di dapat oleh para supir truk muatan kapal ini,” tandasnya. (dungs)
- Penghilangan Pasal 200 KUHP Oleh Penyidik Berdampak Pada Proses Hukum Yang Sangat Lambat Dan Rumah Korban M Sholeh Terancam Roboh - March 30, 2026
- PT DLU Rekondisi Kapal Tua KM Dharma Kencana Menjadi Armada Power Full - March 26, 2026
- Bangunan Ilegal Diatas Tanah Diduga Bermasalah Dijual Oleh Terdakwa - February 18, 2026









Comment