MediaSuaraMabes, Sukabumi — Jajaran Polres Sukabumi menangkap dua pengedar dan penjual gelap benih lobster atau benur. Dari tangan para pelaku penjualan benih ikan secara ilegal itu, polisi menyita ribuan benur yang disimpan dalam kantung plastik beroksigen.
Pengungkapn pelaku penjualan benur itu disampaikan Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah, bertempat di Dermaga 2 TPI Palabuhanratu, Minggu (17/10/2021). Kapolres menyebutkan, para penjual benur itu terdiri dari H (34) dan A (21). Mereka kini ditahan di Mapolres Sukabumi.
Keduanya ditangkap petugas Polres Sukabumi pada hari Sabtu (16/10/2021) di wilayah Kecamatan Surade. Mereka kedapatan membawa benur sebanyak 4.300 ekor dengan rincian jenis pasir 4.050 ekor dan jenis mutiara 250 ekor.
“Kedua pelaku mengambil benur tersebut dari pengepul Mr. X di wilayah Kecamatan Teugalbuled. Selanjutnya benur tersebut akan diserahkan kepada pemesannya yang juga Mr. X dengan cara bertemu di daerah Ujung Genteng,” kata Kapolres.
Pengepul dan penadah disebut Mr X karena jati dirinya masih misterius. Polisi masih terus mencari keberadaan Mr X ini.
H dan A tiap hari menjual benur kepada pihak pengepul, bukan untuk kepentingan budi daya. Karena kejahatan yang dilakukannya H dan A dikenakan pasal UU tentang Perikanan dengan ancaman hukum 8 tahun penjara.
Setelah menyampaikan konferensi pers, Kapolres Sukabumi didampingi Wakapolres Sukabumi Kompol Niko Adiputra dan petugas dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi melakukan penglepasan ribuan benur tersebut ke di sekitar Teluk Palabuhanratu. Pungkas nya.
Reporter ( Herlan,Fardian )
- Rapat Koordinasi MSM Pusat dan Jabodetabek di Jakarta Berlangsung Lancar, Bahas HUT ke-5 dan Program Kerja - May 1, 2026
- FPK Jakarta Barat Gelar Halalbihalal 1447 H, Perkuat Harmoni Silaturahmi Kebangsaan - May 1, 2026
- LSM LIRA Investigasi, Bupati Sampang Diduga Ikut Gelapkan Dana Rumpon Senilai Rp6 Miliar - May 1, 2026









Comment