MediaSuaraMabes, Tangsel – Sebuah bengkel sepeda motor sekaligus toko helm di Jalan Parakan, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, terbakar pada Rabu (1/4/2026).
Berdasarkan pantauan Wartawan Media Suara Mabes di lokasi, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan masih berjibaku memadamkan sisa-sisa api.
Sejumlah titik di dalam bangunan masih mengeluarkan asap putih pekat. Petugas mengenakan perlengkapan pelindung lengkap dan menyemprotkan air dari berbagai sisi, baik dari bagian depan maupun samping bangunan.
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api kembali menyala.
Selain itu, petugas juga menyisir setiap sudut bangunan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Warga setempat, Puguh (40), mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab awal munculnya api. Namun, ia mengatakan hanya tiba-tiba melihat kobaran api dan langsung berteriak.
“Penyebabnya kurang tahu, tapi tiba-tiba ada api. Saya langsung teriak-teriak, ‘ada api, ada kebakaran!’,” ujar Puguh saat ditemui di lokasi, Rabu.
Puguh yang bekerja sebagai montir di bengkel yang berdekatan dengan lokasi kejadian mengatakan, dirinya sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Ia mengambil dua unit APAR dari bengkel tempatnya bekerja dan mencoba memadamkan kobaran api yang mulai membesar.
“Saya bawa APAR dari sebelah ke sini, bawa dua. Tapi sudah enggak ketolong,” kata dia. Menurut Puguh, api dengan cepat membesar lantaran banyaknya bahan mudah terbakar di dalam bengkel, seperti oli dan cairan kimia lainnya. Kondisi ini membuat api sulit dikendalikan.
Melihat situasi tersebut, ia kemudian memilih menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. “Saya akhirnya tinggal APAR, mending nyelametin barang yang bisa diselamatin,” imbuh dia. Para pekerja bengkel lainnya, lanjut Puguh, juga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. “Sama, pada lari semua keluar. Terus cuma nyelametin barang yang bisa diselamatin aja,” jelasnya.
Selama proses pemadaman, warga sekitar tampak berkerumun menyaksikan kejadian. Sebagian warga merekam peristiwa tersebut, sementara lainnya membantu mengatur lalu lintas agar mobil pemadam dapat keluar-masuk lokasi dengan lancar.
Di sisi lain, sejumlah warga juga saling berbagi cerita mengenai detik-detik awal kebakaran. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan api tidak kembali menyala.
- ORANG HILANG, Lansia Berusia Lanjut Belum Kembali ke Rumah, Terakhir Terlihat di Wilayah Tarsisius Vireta Tangerang - April 2, 2026
- Wujud Solidaritas, Keluarga Besar Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kawal Prosesi Pemakaman Almarhum Demak Sinaga - April 2, 2026
- Pemadaman Sempat Terhambat, Bengkel dan Toko Helm di Tangsel Terbakar - April 2, 2026









Comment