MediaSuaraMabes, Jakarta – Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Widodo AS di Jakarta, Kamis (12/2). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan nilai pengabdian dan keteladanan dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dalam suasana hangat dan penuh penghormatan, Menhan menegaskan pentingnya menjaga tradisi menghargai para pendahulu sebagai sumber pembelajaran strategis bagi generasi penerus.
Menurutnya, pengalaman dan keteladanan para senior TNI merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pertahanan negara yang adaptif dan berkelanjutan.
Laksamana TNI (Purn) Widodo AS dikenal sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut, menjabat pada periode 1999–2002. Pada masa kepemimpinannya, ia dinilai meletakkan dasar kepemimpinan strategis yang berorientasi pada integritas, disiplin, serta loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menhan menyampaikan bahwa semangat pengabdian dan profesionalisme yang diwariskan para pemimpin terdahulu menjadi rujukan penting dalam memperkuat postur pertahanan nasional di tengah dinamika lingkungan strategis global.
Kunjungan ini juga mencerminkan komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh senior TNI sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai institusional dan kebangsaan.
(Kemhan RI, 2026)
Redaksi Suwoto
- TNI AL Gelar Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi di Bangka Belitung, Pamerkan Barang Bukti Opskamla Rp173,6 Miliar - February 15, 2026
- Gandeng Banser dan Ansor, Kapolri Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Sukseskan Program Pemerintah - February 15, 2026
- TNI AU–RSAF Asah Kemampuan Penerbang Tempur - February 15, 2026









Comment