MediaSuaraMabes, Banten – Media Sosial sebagai media baru memiliki tingkatan fungsi yang tinggi dalam keterlibatan masyarakat di dalam aktifitas sehari hari terutama sewaktu musim Pemilihan umum tiba. Karena pemilih bisa mengikuti dan memantau aktifitas lewat akun pasangan calon tersebut .
Penggunaan media sosial saat ini cukup berdampak kearah perubahan perilaku terhadap masyarakat. Hal tersebut dapat terlihat munculnya tim khusus resmi untuk menyebarluaskan materi kampanye berupa gagasan gagasan para calon kandidat.
Bahkan video dgn durasi pendek terkait thema program kampanye pun ikut di produksi .disisi lain mediasosial pun sangat berpotensi tinggi dapat merubah pola pikir masyarakat.
Seperti sekarang ini kita sudah jarang berkomunikasi dengan lingkungan sekitar, semisal pada saat di perjalanan di kereta , Bus way, loket-loket pelayanan, mereka masing-masing sibuk dengan smart Phone nya tanpa memperdulikan orang-orang sekitarnya.
Bahkan banyak orang yang kita lihat termasuk teman sekantor kita pekerjaannya tidak selesai bahkan terbengkalai karena sibuk berkomentar atau memberikan komentar-komentar melalui facebook, yang sebenarnya tidak terlalu bermanfaat untuk dirinya.
Dan yang paling memprihatinkan adalah dampak media sosial terhadap perilaku anak-anak kita yang masih remaja, mereka menjadi apatis dan cuek dengan lingkungannya, kita orang tua semakin sulit berkomunikasi dengan anak-anak kita, apalagi diharapkan membantu menyelesaikan pekerjaan rumah.
Media sosial menjadikan anak-anak kita semakin malas belajar dan susah diatur, karena hampir semua waktunya dihabiskan untuk mengutak-atik informasi, baik di sekolah, di luar sekolah ataupun di rumah.
Anak-anak lebih memilih media sosial untuk mencurahkan unek-uneknya dari pada orang tuanya, dan yang paling parah hampir semua persoalan yang dihadapi dia sampaikan ke media sosial, termasuk hal-hal yang sipatnya pribadi sehingga semua orang tahu, padahal mestinya orang tidak perlu tahu.
Mereka tidak menyadari bahwa apa yang kita sampaikan sudah menjadi konsumsi publik dan sulit ditarik kembali. Persoalan ini tidak dapat dibiarkan, perlu ada solusi mengingat anak-anak kita adalah harapan kita yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan kedepan. ( Aslin Purba)
Comment