MediaSuaraMabes, Sukabumi — Status WAnya yang khas membuat ibu-ibu komplek atau lokasi yang didatanginya keluar dari rumah masing-masing. Status WAnya yang selalu ditunggu oleh ibu-ibu dari pagi sampai siang menjelang.
Beliau adalah Denis seorang Pedagang sayur keliling yang menjadi idola dari ibu-ibu komplek setiap harinya, karena kedatangan beliau memang sangat dibutuhkan sekali.
Bapak dari sepasang anak ini, kemarin, mengatakan sudah 10 tahun beliau berjualan sayur keliling untuk menafkahi keluarga kecilnya, dan Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan.
”Sebelum saya berjualan sayur keliling ini sudah banyak jenis usaha yang saya lakukan tapi semuanya tidak sesuai dengan keinginan saya, dan akhirnya setelah menikah saya coba untuk berjualan sayur keliling ini, Alhamdulillah sepertinya rezeki saya memang diusaha ini,” ujar nya
Denis, mengatakan dahulu dirinya memulai usaha ini dengan modal Rp. 3.500.000,-

”Hari biasa hasil jual beli saya berkisar Rp..3.700.000,- sampai Rp.3.800.000,- dengan keuntungan bersih sebanyak Rp.200.000,- sampai Rp.250.000,- , tapi di bulan ini penghasilan saya menurun menjadi Rp…3.600.000,- sampai dengan Rp. 3.500.000,- setiap harinya dengan keuntungan bersih sebanyak Rp. 150.000,” jelasnya.
Tapi semua itu beliau syukuri karena semua rezeki beliau Allah yang mengatur, beliau tetap menjalaninya dengan penuh semangat demi anak istrinya. Setiap harinya beliau selalu berangkat kepasar jam 24.00 untuk berbelanja keperluan dagangannya setelah itu barulah beliau mulai berjualan hingga pukul 12.00 WIB.
Aeni seorang ibu rumah tangga mengatakan sangat terbantu sekali dengan adanya tukang sayur keliling ini sehingga dia tidak susah-susah untuk belanja ke pasar ataupun ke warung yang agak jauh dari rumahnya untuk membeli bahan makanan yang akan dimasaknya.
Denis berharap agar dia bisa jualan seperti ini terus karena inilah rezeki yang cocok buat usahanya, kalau bisa pelanggan semakin bertambah, jual beli lancar dan usahanya semakin berkembang.”Pungkasny
Reporter : Jibril Alghojali
- Dugaan Penyimpangan Proyek Cleaning Service RSUZA, Media Suara Mabes Minta Penegak Hukum Bertindak - April 22, 2026
- Warga Pertanyakan Kembali Beroperasinya Penjual Obat Tramadol di Desa Segara Jaya - April 21, 2026
- Vonis Ringan PN Manado, Kejaksaan Ajukan Banding karena Hukuman Dinilai Tidak Tepat - April 16, 2026









Comment