Bupati Karo Tegas! Gerakan Indonesia ASRI di Desa Payung Soroti Jalan, Kesehatan, Beasiswa dan Kebakaran

MediaSuaraMabes, Karo – Bupati Karo menghadiri langsung kegiatan Sambang Warga dan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Jambur Desa Payung, Kecamatan Payung, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk membahas persoalan nyata di desa.

Bupati Karo Antonius Ginting hadir bersama Wakil Bupati Komando Tarigan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting. Sejumlah kepala OPD, Plt. Camat Payung, Kepala Desa Payung, Kepala Puskesmas Payung, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) turut mengikuti kegiatan tersebut.

*Gerakan Indonesia ASRI* dalam pertemuan ini menyoroti persoalan infrastruktur. Plt. Camat Payung menyampaikan keluhan warga terkait kondisi jalan desa yang sering rusak.

Dinas PUTR menegaskan bahwa perbaikan jalan akan diprioritaskan setelah pembenahan drainase. Bupati Karo menekankan bahwa saluran air yang sudah dibangun harus dijaga bersama.

“Perbaikan jalan harus diawali dengan pembenahan drainase. Jika drainase tidak dirawat dan tersumbat, air akan kembali mengalir ke badan jalan dan kerusakan akan terus berulang,” tegas Antonius Ginting di hadapan warga.

*Gerakan Indonesia ASRI* juga membahas layanan kesehatan. Bupati mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas di Puskesmas Payung.

Ia menegaskan bahwa kepala puskesmas dan tenaga kesehatan yang bertugas sudah berpengalaman. Masyarakat diminta tidak ragu memeriksakan kesehatan di fasilitas layanan dasar tersebut.

Menurutnya, pelayanan kesehatan dasar harus dimanfaatkan bersama agar masyarakat tetap sehat dan produktif.

Di bidang pendidikan, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyebarkan informasi beasiswa bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan ke SMA unggulan.

Selain itu, tersedia juga beasiswa perguruan tinggi bagi anak-anak cerdas dari keluarga kurang mampu. Ia meminta orang tua aktif mendaftarkan anaknya agar kesempatan tersebut tidak terlewat.

“Kita harus mendorong anak-anak berprestasi dan memanfaatkan beasiswa sekolah unggulan maupun kuliah. Generasi Karo harus cerdas dan mampu bersaing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kasatpol PP mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap risiko kebakaran rumah tangga.

Ia menyebut penyebab kebakaran umumnya berasal dari korsleting listrik, penggunaan stopkontak berlebihan, meninggalkan kompor menyala, dan membakar sampah tanpa pengawasan.

Warga diminta lebih berhati-hati demi keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Kegiatan Sambang Warga dan Gerakan Indonesia ASRI ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Melalui dialog langsung seperti ini, Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya membangun desa dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat demi terwujudnya Karo Unggul.

Tomi Juahta Purba

Comment