Arief Martha Rahadyan Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo: Pendidikan Adalah Kunci Memutus Rantai Kemiskinan

banner 970x250

MediaSuaraMabes, Jakarta – Tokoh pendidikan nasional Arief Martha Rahadyan.B.Sc., M.Sc., Alumni Rusia yang menguasai tujuh bahasa asing, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia.

Presiden Prabowo menekankan bahwa pengentasan kemiskinan harus dimulai dari pendidikan yang relevan dengan dunia kerja. Langkah strategis pemerintah dalam revitalisasi sekolah vokasi dinilai sebagai fondasi penting untuk menyiapkan generasi muda yang siap kerja, berdaya saing, dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Langkah Presiden Prabowo ini menunjukkan arah pembangunan manusia yang visioner. Revitalisasi pendidikan vokasi bukan hanya soal mencetak tenaga kerja, tetapi membangun karakter dan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri global,” ujar Arief Martha Rahadyan.

Menurut Arief, kurikulum yang adaptif, sistem pengelolaan yang terintegrasi dengan dunia industri, serta peningkatan kualitas pengajar merupakan kunci keberhasilan pendidikan vokasi. Ia menilai bahwa langkah ini akan melahirkan SDM unggul yang menjadi pilar menuju Indonesia bebas kemiskinan.

Pendidikan yang tepat sasaran adalah investasi jangka panjang. Dengan kebijakan ini, kita sedang menanam benih masa depan bangsa yang mandiri dan berdaulat,” tambahnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri agar lulusan-lulusan sekolah vokasi tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berinovasi dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Dengan dukungan para tokoh pendidikan seperti Arief Martha Rahadyan, langkah ini diharapkan menjadi gerakan nasional untuk mempercepat transformasi pendidikan dan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Alimur Tazha
banner 970x250

Comment