MediaSuaraMabes, Banggai Laut — Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut menggelar acara Pembukaan Pesona Festival Malabot Tumbe 2021 di Alun-alun Taman Kota Banggai, Sabtu (4/12/2021).
Acara tersebut mengusung tema Malabot Tumbe, Konggolio ko Adat Tukon Montolutusan Banggai yang mempunyai arti, Malabot Tumbe, Memperkokoh Adat dan Persaudaraan Masyarakat Banggai.
Upacara Malabot Tumbe merupakan upacara pengantaran telur Maleo yang melibatkan tiga Kabupaten sekaligus, yaitu Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut. Sehingga dengan adanya Pesona Festival Malabot Tumbe 2021, diharapkan dapat melestarikan adat dan mengeratkan tali persaudaraan antar masyarakat Banggai bersaudara.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, SH menyampaikan bahwa acara tersebut mengisyaratkan masyarakat Banggai sangat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya daerah.
“Festival Malabot Tumbe juga kami maknai sebagai wahana kebersamaan dan persaudaraan dalam satu komunitas yang utuh, yang mengisyaratkan bahwa kita semua ini merupakan satu kesatuan masyarakat Banggai yang cinta persatuan dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya,” tegasnya.
Pesona Festival Malabot Tumbe 2021 ini akan diselenggarakan mulai tanggal 4 Desember hingga 8 Desember 2021. Adapun lomba-lomba yang akan ditampilkan yaitu, Paibubut Doi Tobui Bibilo, Karnaval Tumbe, Paket Seni Pertunjukan Tradisional, Mongkolis Potil, Musik Akustik, serta Penerjemah Bahasa Banggai.

Nantinya, peserta yang akan tampil berasal dari OPD, Instansi BUMN/BUMD, perutusan sanggar, pelajar dan masyarakat umum.
Pembukaan festival malabot tumbe ini di hadiri oleh Direktur Event Daerah Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Bapak Drs, Reza Fahlefi, M.Si, Sekretaris Dearah Provinsi Sulawesi Tengah Bapak Ir. Muh Faisal Mang, MM., Bapak Dr. Drs. H. Mohammad Hidayat Lamakarate. M.Si., bersama Ibu, yang mewakili Bupati Kabupaten Banggai dan Kabupten Banggai Kepulauan, Kapolres Banggai Kepulauan. (Prokopim Balut)
- Sulap Lahan Pinggir Jalan Jadi “ATM Desa”, Bupati Tanam Kioji dan Kelengkeng di Kembang, Panen Bisa Cuan Rp1 Juta per Pohon - April 22, 2026
- Dugaan Penyimpangan Proyek Cleaning Service RSUZA, Media Suara Mabes Minta Penegak Hukum Bertindak - April 22, 2026
- Warga Pertanyakan Kembali Beroperasinya Penjual Obat Tramadol di Desa Segara Jaya - April 21, 2026









Comment