MediaSuaraMabes, Aceh Utara – Antrean panjang kendaraan di Jembatan Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, kembali memicu keluhan masyarakat. Di tengah situasi tersebut, muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh sejumlah oknum dengan memanfaatkan kondisi antrean.
Jembatan Krueng Mane yang berada di jalur vital Jalan Nasional Banda Aceh–Medan kerap menjadi titik krusial, terutama saat arus kendaraan meningkat. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, antrean kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh dapat mencapai berjam-jam, bahkan hingga tiga jam.
Sejumlah warga mengeluhkan adanya dugaan praktik pengutipan uang oleh oknum tertentu di sela-sela antrean. Oknum tersebut diduga menawarkan percepatan melintasi antrean bagi pengendara yang bersedia membayar sejumlah uang. Sementara itu, pengendara lain yang telah menunggu lama merasa dirugikan dan resah atas kondisi tersebut.
Media Suara Mabes Provinsi Aceh sebelumnya mengaku telah menyampaikan informasi ini kepada pihak berwenang yang bertugas di sekitar lokasi. Namun, masyarakat berharap adanya langkah konkret agar praktik serupa tidak kembali terulang.
Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Suara Mabes Wilayah Aceh, Hanafiah, mengecam keras dugaan praktik pungli tersebut. Ia meminta aparat keamanan segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti memanfaatkan situasi di tengah kondisi sulit masyarakat.
“Kami meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pungutan liar. Jangan sampai masyarakat yang sudah berjam-jam mengantre justru menjadi korban praktik tidak bertanggung jawab,” ujar Hanafiah.
Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan ketat di kawasan Jembatan Krueng Mane guna menjaga ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan. Menurutnya, sebagai jalur nasional yang menghubungkan Banda Aceh dan Medan, keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di lokasi tersebut harus menjadi prioritas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pungutan liar tersebut. Media Suara Mabes akan terus berupaya mengonfirmasi kepada instansi terkait guna mendapatkan klarifikasi dan tindak lanjut atas laporan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam praktik yang melanggar hukum serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi pungutan liar di lapangan.
(Hanafiah)
- Kisruh di Tengah Antrean Panjang Jembatan Krueng Mane, Media Suara Mabes Aceh Kecam Dugaan Pungutan Liar - February 20, 2026
- Hanafiah Minta Prabowo Subianto Segera Selesaikan Kasus Tambang Ilegal di - February 15, 2026
- Media Suara Mabes Wilayah Aceh Desak Penindakan Tambang Ilegal di Meulaboh - February 14, 2026









Comment