MediaSuaraMabes, Jakarta – Bupati Karo mengusulkan sejumlah proyek strategis saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Jakarta, Rabu (18/2/2026). Langkah ini difokuskan untuk mengatasi kemacetan kronis sekaligus mempercepat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. Pertemuan diterima oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.
Bupati Karo memaparkan kebutuhan mendesak pembangunan infrastruktur di wilayahnya, terutama untuk mengurai kemacetan di jalur Medan–Kabanjahe yang selama ini menjadi hambatan utama mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Beberapa proyek yang diusulkan meliputi pembangunan jalan alternatif Sp. Tuntungan–Sembaikan–Berastagi dan jalan Sp. 3 Delitua–Rumah Liang–Serdang–Sp. Sinaman. Kedua ruas ini diharapkan menjadi jalur pengurai kepadatan kendaraan menuju Kabupaten Karo.
Selain itu, Pemkab Karo juga mengusulkan pembangunan Jalan Tol Medan–Kabupaten Karo untuk mempercepat konektivitas antarwilayah. Usulan lain adalah pelebaran jalan Tugu Kol–Sp. Ujung Aji guna meningkatkan kapasitas lalu lintas di titik rawan macet.
Bupati Karo juga mengajukan peningkatan Dermaga Tongging agar dapat melayani penyeberangan ke Samosir menggunakan kapal ferry. Langkah ini dinilai penting untuk membuka akses wisata air dari Karo menuju kawasan Danau Toba.
Dengan peningkatan dermaga, wisatawan diharapkan memiliki alternatif jalur perjalanan yang lebih cepat dan nyaman. Dampaknya, pergerakan wisatawan ke destinasi unggulan di Karo diproyeksikan meningkat.
Tidak hanya sektor pariwisata, Pemkab Karo turut mengusulkan pembangunan jalan kabupaten melalui Program Instruksi Presiden, yakni ruas Jalan Kutabuluh–Mburidi. Perbaikan sejumlah daerah irigasi juga menjadi prioritas guna memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas pertanian masyarakat.
Bupati Karo menegaskan bahwa Kabupaten Karo memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata. Namun, keterbatasan infrastruktur masih menjadi tantangan serius.
“Konektivitas dan kemacetan menjadi persoalan utama. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami berharap akses menuju Karo semakin lancar, kunjungan wisatawan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat terdorong,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.
Menanggapi usulan tersebut, Menteri Koordinator Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti proposal yang diajukan sesuai mekanisme dan prioritas pembangunan nasional.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan kunjungan Menteri ke Kabupaten Karo untuk melihat langsung potensi wisata dan tantangan infrastruktur di lapangan. Ia juga dijadwalkan menghadiri Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo pada Juli 2026.
Kunjungan kerja ini turut didampingi Tokoh Diaspora Karo Hery Sebayang, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo Abel Tarwai Tarigan, S.Sos, M.A., M.T., Kepala Dinas PUTR Kabupaten Karo Edward Pontianus Sinulingga, S.T., serta Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappedalitbang Evanlit Sembiring, ST, MT.
Dengan usulan proyek strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo berharap percepatan pembangunan dapat segera terealisasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
(Tomi J. Purba)
- BNN Musnahkan Barang Bukti Narkotika 103 Kilogram dan 990 Mililiter MDMB-4EN-PINACA - February 19, 2026
- Tekan Angka Inflasi, Pemerintah Kabupaten Karo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral - February 19, 2026
- Patwal Bantuan Wakapolri Dikawal Ketat Polsek Mardingding, Aman Lintasi Tanah Karo - February 19, 2026









Comment